KPU Sumatera Selatan

Menantu dan Ibu Mertua Jadi Bandar Sabu, Pengendalinya Ayah Mertua Napi Lapas Serong

0
1155
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat memimpin pres rilis empat tersangka bandar narkoba

Palembang, Detik Sumsel — Empat tersangka bandar sabu dan ekstasi diwilayah Sumsel yang masih satu keluarga ini masing-masing Firmansyah, Edi Bambang Kurnia, Maduk dan Eni Kusrini.

Keempatnya diringkus anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel ditempat dan waktu yang berbeda dengan total barang bukti sabu sabu seberat 7,6 kilogram dan 500 butir pil ekstasi.

Tersangka Firmansyah dan Maduk diringkus di Jalan Bay Pas terminal Alang-alang Lebar, tepatnya didepan SPBU Citra Grand City, Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang Kamis (29/11) dengan barang bukti dua kilogram sabu dan 500 butir pil ekstasi.

Dimana tersangka Firmansyah dan Maduk akan menyerahkan barang kepada tersangka Edi Bambang Kurnia. Saat akan menyerahkan barang anggota menyergap keduanya namun keduanya berusaha kabur sehingga petugas memberikan tindakan tegas dengan menembak kaki kedua tersangka sedangkan tersangka Edi Bambang Kurnia berhasil ditangkap terlebih dahulu.

Dari tersangka Firmansyah inilah petugas memperoleh informasi bahwa sabu tersebut milik ibu mertuanya Eni Kusrini ia disuruh untuk mengantarkan sabu kepada Edi Bambang Kurnia diketahui sabu tersebut milik bapak mertuanya Arman alias Aji yang saat ini masih mendekam di Lapas Narkotika Serong Banyuasin.

“Dari informasi inilah anggota melakukan pengembangan dan mendapatkan informasi tersangka Eni Kusrini ibu mertua Firmansyah berada di Prabumulih anggota pun menangkap Eni dengan barang bukti sabu seberat 5,6 kilogram yang disimpan didalam toples permen,”kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara kepada wartawan Senin (3/12).

Dikatakan Zulkarnain, Firmansyah diketahui pecatan anggota Polri dengan pangkat terakhir Briptu ia dipecat dalam kasus pengrusakan mobil milik BNNP Sumsel. Keempat tersangka yang ditangkap ini merupakan satu keluarga.

“Mereka dalam menjalankan dan memasarkan narkoba dikendalikan salah satu keluarga mereka diketahui suami dari Eni Kusrini yang saat ini masih mendekam di Lapas Serong,”jelasnya.

Selain akan mengembangkan kasus narkobanya, Ditresnarkoba Polda Sumsel juga akan menerapkan tindak pidana pencucian uang (TPPU) kepada bandar narkoba ini.

“Kami juga akan menerapkan TPPU kepada bandar narkoba ini salah satunya menelusuri sumber dan asal usul harta yang mereka miliki jika terbukti ada indikasi pencucian uang akan kami sita harta milik mereka,”bebernya.

Sementara itu, Eni Kusrini mengakui kalau narkoba yang diamankan merupakan milik suaminya Arman alias Aji yang mendekam di Lapas Serong dan suaminya pula yang mengatur peredaran narkoba yang ia jalankan.

“Saya selalu berkomunikasi dengan suami saya melalui handphone, kalau menurut keterangan suami saya sabu tersebut didapatkan dari M salah satu Napi narkoba di Lapas Pekanbaru, Riau,”jelasnya.(oji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here