Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Hari Guru
Pembangunan Masjid H Abdul Kadim ini dimulai pada April 2018 lalu yang mempekerjakan pegawai bangunan sebanyak 70 orang.

Melihat Kemegahan Masjid Abdul Kadim Desa Epil Muba

Impor Marmer dari Italia Hingga Miliki Duplikat Broken Chair Jenewa

Sekayu, Detik Sumsel- Berdiri megah dan kokoh di lahan seluas 5.625 meter persegi, tampak Masjid H Abdul Kadim yang berada di Desa Epil Dusun I Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin membuat mata terpanah.

Bahkan, bisa jadi Masjid yang dibangun oleh keluarga besar Prof Khadim yang merupakan putra asli Desa Epil ini menjadi masjid yang termegah di Sumatra Selatan.

Pembangunan Masjid H Abdul Kadim ini dimulai pada April 2018 lalu yang mempekerjakan pegawai bangunan sebanyak 70 orang.

“Saat ini kira-kira proses pembangunan fisik Masjid sudah sekitar 40 persen, Insya Allah target kita Maret 2021 Masjid H Abdul Kadim ini sudah bisa digunakan untuk ibadah,” ungkap Arsitektur Masjid H Abdul Kadim, Surya saat dibincangi, Rabu (28/10/2020).

Diceritakan Surya, pembangunan Masjid H Abdul Kadim ini dimulai pada April 2018 lalu yang mempekerjakan pegawai bangunan sebanyak 70 orang.

“Sejumlah material dan ornamen ada yang didatangkan dari pulau Jawa dan ada juga yang Impor dari Italia seperti marmer lantai dan dinding,” ungkapnya.

Untuk konsep bangunan Masjid, lanjutnya tidak ada konsep secara khusus, hanya saja masjid yang memiliki Kuba diatas ketinggian 24 meter tersebut akan dibuat menjadi tempat senyaman mungkin agar khusyuk beribadah.

Baca Juga :   Sulap Semak Jadi Wisata, Rainbow Garden Lalan Ramai Pengunjung

“Sebenarnya pemilik Masjid tidak ada keinginan konsep khusus, kita juga di lapangan instan saja mendesain arsitektur bangunannya,” kata Surya.

Pantauan di lokasi Masjid H Abdul Kadim, uniknya dibagian depan Masjid tampak ada ornamen Broken Chair yang sama persis dengan yang di Kantor PBB Jenewa Swiss yang didirikan pada tahun 1997 sebagai bentuk sebuah penolakan terhadap kekerasan bersenjata terhadap warga sipil.

Keberadaan ornamen Broken Chair di halaman depan Masjid H Abdul Kadim ini juga diceritakan M Zuli salah satu pengurus Yayasan Ar Rohim yang merupakan Yayasan Masjid H Abdul Kadim. Zuli menceritakan, keberadaan ornamen kursi patah tersebut merupakan keinginan pemilik masjid.

“Filosofi-nya kalau sedang duduk memimpin jangan lalai dengan agama dan ibadah,” ujar Zuli.

Zuli menambahkan, ornamen Broken Chair atau kursi patah tersebut dibuat dari kayu Unglen yang dipesan langsung dari pulau Jawa. “Jadi Broken Chair di dunia ini ada dua, satu di Swiss dan satunya lagi di Masjid H Abdul Kadim Desa Epil Muba,” bebernya.

Baca Juga :   Diduga Korban Begal, Kakek 65 Tahun Ditemukan Tewas Dengan Luka Tusukan
Tampak samping Masjid H Abdul Kadim.

Lanjutnya, hingga saat ini proses pembangunan Masjid H Abdul Kadim yang sudah mencapai 40 persen sudah menelan dana sebesar Rp15 Miliar. “Ya, hingga saat ini kurang lebih sudah terpakai sebesar Rp15 Miliar untuk membangun masjid ini,” bebernya.

Sementara itu, Camat Lais Demon Eka Suza SSTP MM mengatakan, atas keinginan sang pemilik masjid H Abdul Kadim nantinya juga akan dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata religi.

“Nanti akan disiapkan spot foto dan juga dipajang beberapa kendaraan kuno yang akan diletakan di halaman belakang masjid,” ucap Demon.

Demon menambahkan, di Masjid H Abduk Kadim yang saat ini dikelola oleh Yayasan Ar Rohim ini juga nantinya setiap tahun akan mencetak 10 hafiz dan hafiza Alquran.

“Sang pemilik ingin setiap tahun Masjid H Abdul Kadim bisa mencetak minimal 10 hafiz dan hafiza Quran,” tandasnya.(tet)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Deby

Avatar

Check Also

Dilakukan Penyelaman, Tim SAR Berhasil Temukan Tubuh Serang TB Atlas

Palembang, Detik Sumsel — Tidak sampai 24 jam tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan tubuh …

One comment

  1. Avatar

    Masya Allah Prof. Kadim, Insya Allah dapat bermanfaat yaaa Prof. ❤ Klo dah jadi pengen mampir dan sholat di sana yaaa, 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Sumpah Pemuda