Detik
Istimewa

Melalui Obrolan Santai, Generasi Milenial Apresiasi Kinerja Jokowi-JK

Jakarta, Detik Sumsel – Memiliki antusias untuk mengetahui apa saja yang telah dikerjakan Pemerintahan di masa jabatan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla sepanjang empat tahun. Para generasi milenial pertanyakan terkait alasan Pemerintah yang telah banyak membangun infrastrukrut, perkembangan Palapa Ring, hingga tentang dana desa.

Hal tersebut terlihat dalam acara Obrolan Santai Laporan Empat Tahun Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, yang berlangsung di Auditorium BPPT, Jakarta, Senin (22/10).

“Kami ingin tahu, apakah penyaluran dana desa sudah sejalan dengan peningkatan partisipasi masyarakat,” ujar mahasiswa Institut Teknologi Bandung, Eko Fajar Setiawan, yang merupakan salah satu generasi milenial yang hadir dalam acara tersebut.

Sementara, Andi yang berasal dari Pasuruan, Jawa Timur juga nampak menyampaikan suatu pertanyaan terkait upaya Pemerintah dalam pembangunan manusia di waktu sisa setahun ke depan.

Antusiasme tersebut juga sontak menggembirakan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara.

Baca Juga :   Penutupan TMMD Di Masa Pademi Covid-19 Diselenggarakan di Balai Desa Jatiwarno

Keduanya mewakili pemerintah dalam menyampaikan laporan Empat Tahun Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, dalam acara obrolan santai tersebut.

Disampaikan Moeldoko, bahwa generasi milenial saat ini terlihat seperti hidup mudah serta gampang dalam mendapatkan akses pendidikan, informasi, dan lainnya.

“Sebenarnya generasi milenial ini memiliki tantangan yang lebih besar. Keadaan sekarang sudah beda, baik kecepatan, resiko, kompleksitas, maupun kejutan yang terjadi karena lompatan perkembangan teknologi,” katanya.

Dalam hal ini, Moeldoko juga harapkan para generasi milenial untuk dapat melibatkan diri sesuai peran masing-masing, yaitu dengan membangun mentalistas pemimpin.

“Karena kerja kita prestasi bangsa. Maka pilihannya, apakah mau melakukan kerja biasa saja, atau mau membuat perubahan,” harapnya.

Moeldoko juga menyampaikan terkait posisi Indonesia di dunia global, yaitu dengan membandingkan infrastruktur dengan Tiongkok dan Kosta Rika. Menurutnya, melalui pembangunan infrastruktur masifnya
Tiongkok, hal itu mendukung upayanya untuk menjadi penguasa ekonomi dunia. “Sedangkan Kosta Rika punya Best Performing National Plan of Science and Technology,” jelasnya.

Baca Juga :   "Hari Pertama TMMD, Warung Saya Langsung Laris"

Moeldoko nampak menjelaskan juga tentang bagaimana cara Indonesia mengejar ketertinggalan melalui pembangunan infrastruktur. “Pembangunan ini untuk meingkatkan konektvitas dan produktivitas, dan menciptakan kemudahan,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara nampak memperkuat juga dengan menjelaskan ketidak efisiennya Indonesia dari segi logistik.

“Itulah alasan Pemerintah membuat kebijakan untuk mengubah kondisi tersebut. Adapun beberapa kebijakan tersebut juga menyangkut ekonomi digital dan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Sementara dua orang Youtuber, Andovi dan Jovial da Lopez yang menjadi moderator dalam obrolan santai tersebut sampaikan juga rasa salutnya terkait pencapaian empat tahun pemerintahan Jokowi-JK.

“Cari kesalahan itu gampang banget. Tapi kita tadi mendengarkan bagaimana pemerintahan saat ini sudah membangun 1.000 kilometer lebih jalan tol, belum bandara, pelabuhan dan lain-lain. Kami salut,” singkatnya. (Ril)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Betta Agri

Betta Agri

Check Also

Gandeng SMSI, Posisi BPKN Makin Kokoh

Jakarta, Detik Sumsel- Kehadiran Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN) akan lebih bermanfaat di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *