Beranda Daerah Masyarakat Pertanyakan Kinerja Bawaslu Pagaralam

Masyarakat Pertanyakan Kinerja Bawaslu Pagaralam

Tanggal : Pukul :
47
0
KANTOR BAWASLU : Kantor Bawaslu Kota Pagaralam.(Foto:Net/Detik Sumsel)

Pagaralam, Detik Sumsel – Terkait  adanya aksi vandalisme yang menimpah Alat Peraga Kampanye (APK) salah satu calon anggota DPRD Provinsi Sumsel hingga maraknya APK yang melanggar ketentuan membuat warga pertanyakan kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pagaralam.

Pantauan di lapangan, bahkan masih ada saja APK baik itu milik Caleg maupun pasangan Presiden yang terpasang tidak pada tempat atau lokasi yang di perbolehkan, diantaranya ada APK yang terpasang di pohon-pohon maupun di tempat yang di larang lainnya, seperti tiang listrik bahkan beberapa waktu lalu ada APK milik salah satu caleg yang terpasang di papan penunjuk arah.

Ketua Bawaslu Kota Pagaralam Emi Deshartika Saat di konfirmasi soal berapa besarnya anggaran pengawasan Pileg/Pilres ini, mengungkapkan jika Anggaran bukanlah kewenangan dirinya namun tugas Kesekretariatan.

Baca Juga :   Tokoh Agama Minta Hiburan OT Malam di Stop

“Saya tidak tahu berapa anggarannya dan soal itu yang bisa menjelaskannya adalah bagian kesekretariatan kami,”ujarnya, via telpon seluler, Kamis (14/3)

Kinerja yang kurang maksimal yang di tunjukkan oleh Bawaslu kota Pagaralam ini tentu saja mendapat sorotan dari masyarakat.

Seperti yang di ungkapkan oleh Wardi (48) warga Pagaralam Utara, jika pihaknya mengkritisi kinerja Bawaslu  Pagaralam dalam melaksanakan tugas pengawasan, sosialisasi, penertiban maupun hal yang terkait lainnya baik itu mengenai pelanggaran, penertiban maupun pengawasan APK para caleg maupun pasangan pilpres jelang pemilihan umum 17 April nanti.

“Bawaslu ini kan ibaratnya penegak hukum, yang kami tahu fungsinya melakukan pengawasan maupun penindakan juga sosialisasi tentang aturan pemilu,namun sayangnya sampai sekarang belum terlihat gaungnya,contohnya saja masih ada saja APK yang terpasang di sembarang tempat,”katanya

Baca Juga :   Persiapan Operasi Bibir Sumbing Gratis, Dodi Turun Langsung

Ditambahkan Wardi, Banwaslu Pagaralam juga di harapkan juga mengawasi aktifitas kampanye di media sosial dimana menurutnya kini para pendukung pasangan calon presiden banyak mengkampayekan pasangan calon presidennya melalui media sosial yang sering kali isinya menjurus pada saling hujat dan saling hina antar pendukung lantaran beda pilihan politik maupun menyerang pasangan calon yang di dukung dan menjurus pada gesekan dan perpecahan di masyarakat.

“Saya rasa Bawaslu Pagaralam juga harus ikut aktif mengawasi bahaya Hate Speach yang sekarang banyak terjadi di media sosial, jadi peran Bawaslu tidak cuma mengawasi soal teknis pelaksanaan pemilu saja namun juga berperan aktif mengikuti perkembangan zaman saat ini,”pungkasnya. (rendi)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here