Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Kepala Dinas PMD Lahat Ekman Mulyadi. Foto Istimewa.

Masih Ada Kades dan BPD Tidak Akur

Lahat, Detik Sumsel — Inspektur Inspektorat Lahat, Yunisa Rahman membeberkan, hasil temuan pihaknya, terkait dana desa masih sering ditemukan sejumlah masalah. Mulai dari masalah manipulasi data, pengadaan barang/jasa fiktif, maupun APBDes yang tidak melalui Musdes.

“Itu karena fungsi binwas pihak kecamatan kurang optimal. Camat harus lebih aktif melakukan pembinaan dan pengawasan, terhadap pemerintah desa/kelurahan,” ujar Yunisa Rahman, Jumat (7/8).

Sementara, Kepala Dinas PMD Lahat, Ekman Mulyadi S.Sos, membenarkan, masih sering ditemukan permasalahan antara pihak BPD dengan Kepala Desa, sehingga memincu timbulnya permasalahan lain. Termasuk dalam pengeloaan dana desa, dan alokasi dana desa.

“Seperti dalam pembuatan Rancangan Anggaran dan Belanja Desa (RAPBDES), itu harus melalui beberapa tahapan. Kades tidak bisa semena-mena,” kata Ekman.

Ekman menjelaskan, salah satu tahapan pembuatan RAPBDES yakni, musyawarah desa (Musdes red). Musdes itu dilselenggarakan oleh BPD. Dalam musdes nanti baru dibahas soal pengelolaan dana desa. Disini BPD juga berperan sebagai pengawas, dimaksudkan agar Kades tidak melakukan penyalahgunaan kebijakan dan wewenangnya.

“Jadi Kades dan BPD itu harus sinergi dan harmonis, agar roda pemerintahan desa berjalan dengan baik, masyarakat aman dan tenteram,” jelasnya. (heru).

About Heru Senovlan

Check Also

Musnahkan 5,7 juta batang rokok ilegal beserta ribuan barang lainnya di Kantor Bea Cukai Palembang, Rabu (23/9)

Musnahkan Jutaan Rokok dan Barang Ilegal, Negara Rugi 2,7 Milyar 

Palembang, Detik Sumsel,- Direktorat Jenderal Bea Cukai Sumatera Bagian Selatan Timur musnahkan 5,7 juta batang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *