Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Daerah Maksimalkan Data Pemilih, Ini Yang Dilakukan KPU dan Pemkot Pagaralam

Maksimalkan Data Pemilih, Ini Yang Dilakukan KPU dan Pemkot Pagaralam

Tanggal : Pukul :
504
0
Rapat kordinasi (Rakor) terhadap DPTHP di ruang rapat Besemah I Setdako Pagaralam bersama dinas terkait seluruh Camat, Lurah dan anggota PPK dan PPS se Pagaralam

Pagaralam, Detik Sumsel-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam terus melakukan pencermatan dan penyempurnaan (validasi) terhadap Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTP). Dengan kembali menggelar rapat kordinasi (Rakor) terhadap DPTHP di ruang rapat Besemah I Setdako Pagaralam bersama dinas terkait seluruh Camat, Lurah dan anggota PPK dan PPS se Pagaralam, Senin (8/10).

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi munculnya pemilih ganda pada atau adanya masyarakat yang belum terdaftar dalam DPT pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada Pemilu 2109 mendatang.

Sekretaris Daerah Pagaralam H.Syafrudin dalam paparanya meng himbau agar Camat dan Lurah menginstruksian RT dan RW diwilayah masing-masing menyampaikan kepada masyarakat yang belum terdaftar dalam DPT untuk segera melapor kepada penyelenggara pemilu baik itu KPU maupun PPK dan PPS terdekat.

“Bila perlu semua pihak harus jemput bola, sebab KPU memberikan tenggat waktu untuk melapor hingga tanggal 28 Oktober mendatang sebelum penetapan DPT 29 Oktober mendatang,”katanya.

Dikatakan Sekda, berkaca pada pilkada lalu, bahwa kunci suksesnya pelaksanaan Pemilu 2019 bergantung dari peran serta semua pihak dari Camat, Lurah RT dan RW di Kota Pagaralam dalamĀ mendata pemilih dilingkunganya.

“Sehingga urusan DPT ini harus benar-benar valid,”jelasnya.

Devisi Program dan Data KPU Kota Pagaralam Rahmad Qori Setiawan mengatakan penyempurnaan DPTHP ini merupakan bagian dari gerakan menyelematkan hak pemilih pada pemilu 2019.

“Untuk itu nantinya akan membuatkan surat resmi kepada Pemkot agar mengintruksikan CamatĀ  dan Lurah mengimbau masyarakat untuk melakukan perekaman KTP bagi yang belum dan melapor ke PPS bagi yang belum terdaftar di DPT,”jelasnya.

Sambung Qori, pasalnya, apabila DPT sudah final dan ditetapkan makan tidak akan adalagi penambahan kecuali sesuai arahan dan petunjuk dari KPU RI.

“Karena kita khawatir masih banyak masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP, dan memiliki KTP namun belum terdaftar di DPT,” ungkapnya.

Dijelaskan Qori, penyempurnaan DPT ini juga merupakan penyempurnaan tahap kedua setelah sebelumnya KPU melakukan validasi terhadap DPTHP dan hasilnya banyak ditemukan NIK atau pemilih ganda.

“Dan setelah dilakukan penghapusan terhadap data pemilih ganda tersebut, ternyata masih ditemukan lagi data pemilih ganda baik dalam kota maupun antar provinsi,”pungkasnya. (rendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here