Iklan

Detik
Pemprov

Mahasiswa PMII Tolak Full Day School

Indralaya, Detik Sumsel – Puluhan mahasiswa dari Sekolah Ilmu Tarbiyah Quran Islam (SITQI) tergabung dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pengurus cabang Kabupaten Ogan Ilir (OI) melakukan aksi demo di gedung DPRD OI, Rabu (18/9)

Koordinator lapangan, Ridwan mengatakan, mereka menolak full day school yang diterapkan oleh pemerintah pusat dan diterapkan di OI.

“Kami menolak full day school yang diterapkan di OI, kemudian tuntaskan konflik Agraria PTPN VII Cinta Manis yang belum ada kejelasan sampai sekarang ini,” katanya.

Baca Juga :   Dampak Corona, Kedai Kopi di Lahat Sepi Pengunjung

Ia menambahkan selain menuntut full day school dan konflik agraria di PTPN7 Cinta Manis, ia juga meminta seluruh pembangunan infrastruktur OI dan kinerja DPRD 2019-2024 untuk terbuka di publik.

“Meminta agar pembangunan infrastruktur dan kinerja DPRD untuk terbuka di publik. Selain itu meminta untuk transparansi dalam penerimaan pegawai seluruh Intansi di OI, sebab selama ini tertutup dan ada oknum yang bermain,” terangnya.

Ia meminta kepada anggota DPRD OI mengawasi penetapan ASN agar sesuai dengan keahlian dan tidak asal-asalan.

Baca Juga :   Bentuk D3 Kelapa Sawit, Muba dapat Dukungan Penuh BPDPKS

“Dan menyelesaikan permasalahan kabut asap di OI yang sampai sekarang ini belum terselesaikan, dan meminta anggota DPRD untuk peduli terhadap petani yang ada di OI,” ucapnya.

Terlepas hal tersebut pengurus cabang PMII OI meminta agar bisa memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat OI yang mengalami kekeringan di berbagai wilayah OI.

“Dengan mengajak organisasi kepemudaan untuk berdiskusi guna memajukan OI,” katanya. (al)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Cik Ujang: Silakan Open House Asal Patuhi Protokol Kesehatan

Lahat, Detik Sumsel – Bupati Lahat, Cik Ujang SH mengingatkan kembali masyarakat, selama merayakan Idul …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *