Iklan
Pemprov
Lokasi sabung ayam yang digerebek anggota Brimob Polda Sumsel

Lokasi Sabung Ayam di Ogan Ilir Digerebek, 15 Pemain Diamankan

Palembang, Detik Sumsel — Dengan bersenjata lengkap personel Brimob Polda Sumsel menggerebek lokasi judi sabung ayam di Desa Babatan Suadagar, Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan ilir Kamis (3/6/2021) sore.

Dalam penggerebekan ini belasan pemain judi lari tunggang langgang bahkan ada yang pemain berusaha terjun ke sungai karena lokasi judi berada di pinggir sungai.

Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol Yudo mengatakan penggerebekan sabung ayam ini dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat dan perintah langsung dari Kapolda Sumsel yang bertujuan untuk membasmi penyakit-penyakit masyarakat khususnya judi yang ada di wilayah Polda Sumsel.

Baca Juga :   Siap Harumkan Sumsel di PON Papua

“Ada 15 orang pemain yang kami tangkap. Setelah penangkapan dan pengumpulan barang bukti, anggota merobohkan pondok-pondok tempat berkumpul judi sabung ayam dan sekaligus membakar seluruh lapak-lapak yang ada dengan tujuan tidak dilakukannya judi sabung ayam ini,”ujarnya

Berkat kerja sama yang baik, seluruh pemain judi sabung ayam tertangkap semua dengan barang bukti berupa belasan ayam jago yang dipertaruhkan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM terus menghimbau masyarakat Sumsel untuk tidak melakukan berbagai macam tindak pidana perjudian dan penyalahgunaan narkoba serta Penyakit masyarakat lainnya yang mengakibatkan meningkatnya gangguan Kamtibmas.

Baca Juga :   Bupati OKI Serukan Umat Beribadah di Rumah

“Polda Sumsel tidak akan pernah surut membasmi penyakit masyarakat,”kata Supriadi.

Dikatakan Supriadi larangan berjudi bertujuan agar masyarakat mengetahui bahwa perjudian melanggar hukum dan berdampak kerugian jika terlibat perjudian.

“Selain itu kami menghimbau dan melarang perjudian,apapun bentuknya termasuk sabung ayam serta Penyakit masyarakat lainnya, supaya masyarakat mengetahui bahwa perjudian melanggar atau melawan  hukum dan ada sanksi pidana,” kata Kombes Pol Supriadi MM.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Cik Ujang Minta Petani Jangan Jual Lahan Pertanian

Lahat, Detik Sumsel – Berdasarkan kerangka sample area (KSA) BPS Tahun 2020, produksi padi di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *