Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Ekonomi Lion Air Group Kembali Terbang Rute Domestik

Lion Air Group Kembali Terbang Rute Domestik

Tanggal : Pukul :
276
0
Penerapan social distancing dan physical distancing di dalam pesawat Lion Air gruop, dengan tidak mengisi kuris barisan tengah penumpang
Penerapan social distancing dan physical distancing di dalam pesawat Lion Air gruop, dengan tidak mengisi kuris barisan tengah penumpang.(ist)

Palembang, Detik Sumsel – Lion Air Group dengan tiga maskapainya Lion, Batik, dan Wings Air kembali beroperasi di rute domestik sejak 3 Mei 2020 kemarin, dan Palembang menjadi salah satu kota yang juga menerapkan kebijakan baru ini.

Area Manager Lion Air Palembang Haris Pramono mengatakan penerbangan yang bakal dioperasikan merupakan penerbangan dengan perizinan khusus atau exemption flight dari regulator yakni Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk melayani pebisnis bukan dalam rangka mudik.

“Iya 3 Mei kemarin kita mulai terbang setiap hari dan rute yang sudah terkonfirmasi yakni Palembang-Jakarta pulang pergi,” ujarnya, Rabu (6/5).

Haris mengatakan setiap provinsi tetap akan ada penerbangan Lion Gruop namun jumlah flight akan disesuaikan dengan permintaan dan memprioritaskan penerbangan langsung.

Selain bagi pebisnis, operasional Lion Air Group juga melayani angkutan kargo karena akan dibarengkan dengan pesawat penumpang.

Ditambahkanya,Penumpang yang akan terbang menggunakan fasilitas khusus ini tetap bisa memesan tiket secara online dengan tarif normal saat ini. Misalnya saja rute Pakembang-Jakarta dibandrol Rp 600 ribuan untuk maskapai Batik Air.

Baca Juga :   Dapatkan Golden Angpao Tanpa Diundi di Wedding Corner

Meski tetap beroperasi melayani penerbangan bisnis, Lion mengingatkan penumpang agar wajib memenuhi protokol penanganan Covid-19 dengan memenuhi syarat yang telah ditentukan.

Syarat tersebut yakni surat keterangan sehat dari rumah sakit setempat, yang menerangkan bebas atau negatif Covid-19 dengan ketentuan maksimum tujuh (7) hari setelah hasil uji keluar, dengan metode pemeriksaan metode tes diagnostik cepat (rapid diagnostic test), Swab Test atau PCR (Polymerase Chain Reaction).

Syarat lainnya yakni penumpang secara terperinci mengisi surat pernyataan di rute PSBB atau Zona Merah yang disediakan oleh Lion Air Group.

Ia menambahkan, calon penumpang yang akan terbang wajib melampirkan keterangan perjalanan dari instansi atau lembaga atau perusahaan yang menjelaskan bahwa calon tamu atau penumpang bepergian menggunakan pesawat udara bukan untuk tujuan kedinasan atau tugas kantor bukan untuk mudik.

Baca Juga :   BSB Bagikan Deviden Sebesar Rp181,5 Miliar

Sementara itu bagi pedagang atau pengusaha logistik yang tidak memiliki instansi dapat membuat surat pernyataan untuk berdagang atau transaksi secara benar sehingga tetap bisa terbang dengan penerbangan bisnis ini.

“Layanan penerbangan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama masa angkutan udara Idul Fitri periode 1441 Hijriah dalam rangka pencegahan penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19),”jelasnya.

Di dalam pesawat juga dilakukan physical distancing dengan menerapkan pembatasan jumlah keterisian kursi. Kursi tengah wajib dikosonhkan dan hanya dua kuris di kiri dan kanan saja yang boleh diisi.

Selain itu, penumpang juga harus tetap mematuhi aturan check ini seperti kondisi normal yakni minimal dua jam sebelum terbang sudah harus dibandara. Jangan datang mendadak karena penerbangan khusus dikhawatirkan akan ada instruksi khusus pula dibandara pada calon penumpang sehingga wajib datang seperti biasa. (ril/may)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here