Detik
Aktifitas transaksi di BNI kantor cabang Palembang. (Ist)

Lindung Nilai, BNI Tawarkan Perlindungan Kas Nasabah dari Pergerakan Pasar Keuangan

Palembang, Detik Sumsel – Pandemi Covid-19 membuat kondisi perekonomian global menjadi tidak menentu. Kondisi ini dapat menimbulkan resiko tersendiri bagi para pengusaha. Untuk itu, PT Bank Negara Indonesia Persero (Tbk) Kantor Wilayah Palembang memberikan kemudahan bagi nasabah untuk mengurangi akibat gejolak pasar keuangan dengan program lindung nilai (hedging).

“BNI menawarkan ragam produk lindung nilai yang dapat dimanfaatkan untuk melindungi aset, kewajiban maupun arus kas nasabah dari dampak negatif pergerakan pasar keuangan, ” kata Pemimpin BNI Kantor Wilayah Palembang, Sunarna Eka Nugraha, Sabtu (31/10).

Menurutnya, dengan melakukan transaksi lindung nilai maka perusahaan akan terlindungi dari risiko kerugian kurs. Mengingat kurs nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing sangat fluktuatif.

“Saat ini BNI memiliki aplikasi BNI DigiHedge yang dapat diakses melalui website BNI di www.bni.co.id. BNI menyediakan suatu sistem untuk mendiagnosa kebutuhan lindung nilai nasabah sehingga dapat memberikan solusi transaksi lindung nilai yang tepat untuk memitigasi risiko yang terdeteksi,” ungkapnya.

Baca Juga :   Produksi Padi Sumsel Berpotenasi Naik 2,69 Ton

Kemudahan akses terhadap berita dan data sekarang ini sedikit banyak dapat membantu nasabah untuk melakukan analisa terhadap arah pergerakan instrumen-instrumen pasar keuangan.

Berdasarkan prediksi inilah para pelaku usaha maupun individu yang berkepentingan dapat menyusun rencana lindung nilai sesuai kebutuhannya.

Dia menambahkan, BNI juga menawarkan kemudahan yang menarik untuk bertransaksi lindung nilai. Kalau sebelumnya nasabah yang akan melakukan transaksi lindung nilai harus memiliki fasilitas treasury line atau menyerahkan jaminan berupa marginal deposit yang diblokir dan diikat gadai sebesar 100 persen dari nilai transaksi.Saat ini, nasabah cukup menyiapkan marginal deposit sebesar sebesar 1.2 x FKK (Faktor Konversi Kredit)
yang merupakan angka persentase yang menunjukkan besarnya risiko kredit yang timbul akibat transaksi forex atau derivatif untuk jangka waktu tertentu.

Selain solusi transaksi lindung nilai, tentunya BNI juga memberikan berbagai alternatif solusi lain seperti forex Tom, Spot dan Forward sampai transaksi derivatif seperti Interest Rate Swapg (IRS), Cross Currency Swap (CCS), Call Spread Option (CSO)

Baca Juga :   Hadirkan Chinese Ciatok Wedding Package di The Zuri Hotel Palembang

Sebagai pemain utama penyedia layanan transaksi lindung nilai di Indonesia, BNI selalu berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada nasabah.

Hal ini terbukti dengan penghargaan yang diterima BNI pada tahun 2020 dari Alpha Southeast Asia, majalah investasi institusional pertama dan satu-satunya yang berfokus pada Asia Tenggara, yaitu penghargaan sebagai “Best Corporate Treasury Sales & Structuring Team” dan “Best FX Bank for Structured Hedging Solutions & Proprietary Trading Ideas”.

Penghargaan ini tentunya melengkapi kepercayaan dari nasabah untuk bertransaksi dengan BNI, dimana volume transaksi forex dan lindung nilai BNI pada tahun 2019 secara nasional meningkat sebesar 5.77 persen dibanding dengan volume transaksi tahun 2018 dengan total nilai transaksi mencapai 38.72 miliar dollar AS.(May)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Maya

Avatar

Check Also

Luncurkan WOWLabs, Wadah Kokreasi Anak Muda

Palembang, Detik Sumsel – Untuk mendukung generasi muda terus berkreasi ditengah kondisi covid-19, Smartfren meluncurkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *