Detik
Komisioner KPU Sumsel Divisi Sosialisasi Amrah Muslimin saat menjadi narasumber pada focus group discussion (FGD) dengan tema mencari strategi meningkatkan partisipasi pemilih di Pemilu 2019 oleh Forum Jurnalis Parlemen dan KPU Sumsel di Banggar DPRD Sumsel, Sabtu (8/12).

Libatkan 225 Ribu Penyelenggara Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Palembang, Detik Sumsel- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel menargetkan angka partisipasi pemilih mencapai 77,5 persen. Untuk mewujudkan itu, KPU bakal menggerakkan 225 ribu penyelenggara mulai dari tingkat KPU kabupaten/kota sampai tingkat TPS.

“Dua bulan sebelum pemilihan akan kita kerahkan 225 ribu penyelenggara, bahkan H-2 kita akan door to door mensosialisasikan surat suara dan pendidikan singkat agar pemilih tergerak dan mau memilih,” kata Komisioner KPU Sumsel Divisi Sosialisasi Amrah Muslimin saat menjadi narasumber pada focus group discussion (FGD) dengan tema mencari strategi meningkatkan partisipasi pemilih di Pemilu 2019 oleh Forum Jurnalis Parlemen dan KPU Sumsel di Banggar DPRD Sumsel, Sabtu (8/12).

Baca Juga :   Dukun Cabul di Lahat Gagahi Pasiennya  

Dikatakan Amrah, KPU Sumsel sangat optimis bisa meraih target dan meningkatkan partisipasi pemilih karena selain memberdayakan penyelenggara juga melibatkan tokoh masyarakat untuk mengajak memilih.

“Kita juga manfaatkan media sosial bahkan nanti mengangkat biduan orgen tinggal sebagai bagian sosialisasi karena bisa berkomunikasi langsung dengan masyarakat,” katanya.

Mantan ketua KPU OI ini juga menyoroti peran partai politik dalam bagian tak terpisahkan dalam memberikan pendidikan politik. Sebab siapa yang akan dipilih juga mempengaruhi pemilih untuk mau datang ke TPS. “Sehingga kita sangat berharap bahwa yang dicalonkan sebagai Caleg memang mewakili keinginan masyarakat,” tukasnya.

Baca Juga :   Nasdem Palembang Mulai Panaskan Mesin Partai

Selain Amrah, hadir sebagai narasumber pengamat politik Bagindo Tobar Bb dan wakil ketua Gerindra Sumsel, Ir H Sujarwoto. Juga hadir peserta aktif Dr Arif Ardiansyah dan Budayawan Kma Ari Panji serta peserta dari wartawan dan kalangan Mahasiswa.

“Sebenarnya pemilu 2019 nanti sangat diuntungkan karena pemilu serentak, Pileg dan Pilpres sehingga geliatnta sangat masif. Hanya saja sosialisasi Pilpres memang lebih menonjol ketimbang Pileg, ini yang harus kita kritisi karena Pemilu kita juga memilih wakil rakyat,” tukas pengamat politik Bagindo Togar. (Buy)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Red

Avatar

Check Also

Bantu UMKM, BUMD Sumsel – Jatim Jajaki Kerjasama

Palembang, Detik Sumsel – Rapat pelaksanaan forum meeting Pemprov Sumsel dengan Pemprov Jawa Timur (Jatim) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *