Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Detiksumsel/Tohir -- General Manager RU III, Yosua IM Nababan bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Ali Mukartono, disaksikan oleh Asdatun Kejati Sumsel, Zulkifli, dan Area Manager Legal Counsel RU III, Fransiska pada saat penandatanganan kerjasama, Kamis (08/11).

Lapangan Golf Jadi Perhatian Ekstra

Palembang Detik Sumsel – PT Pertamina yang merupakan perusahaan milik negara, memiliki banyak aset yang harus dilindungi. Pertamina sendiri memiliki aset, baik operasional maupun penunjangnya.

“Untuk aset operasional Pertamina di Sungai Gerong mencapai 420 ribu hektar yang memang dikelola Pertamina. Sedangkan aset penunjang operasi yang dimiliki Pertamina sangat banyak dan tersebar, seperti Golf Kenten dan Bagus Kuning,” jelas General Manager RU III, Yosua IM Nababan, pada saat Penandatangan Perpanjangan kesepakan bersama antara Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel dengan Kejati Negeri di bidang perdata dan tata usaha negara di Lahendong Residence, Pertamina HSE Training Center, Kamis (8/11).

Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh General Manager RU III, Yosua IM Nababan bersama Kepala Kejati Sumsel, Ali Mukartono, disaksikan oleh Asdatun Kejati Sumsel, Zulkifli, dan Area Manager Legal Counsel RU III, Fransiska. Kerjasama ini merupakan perpanjangan dari penandatanganan kesepakatan sebelumnya yang ditandangani di tahun 2016.

Ruang lingkup dalam Kesepakatan Bersama ini, diantaranya meliputi pemberian Bantuan Hukum oleh Kejati Sumsel baik di bidang Litigasi maupun non Litigasi, pemberian Pertimbangan Hukum berupa Pendampingan Hukum (Legal Assistance), Pendapat Hukum (Legal Opinion) dan Legal Audit, serta Tindakan Hukum lainnya, yakni dalam hal untuk bertindak sebagai mediator atau fasilitator dalam hal terjadi sengketa atau perselisihan di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Baca Juga :   Anggota KPPS Kenakan Seragam Sekolah Dasar, Warga di TPS Ini Tidak Ada Yang Golput

Yosua menjelaskan, dalam menjalankan kegiatan bisnis dan pengelolaan aset perusahaan, terkadang dihadapkan dengan masalah hukum, baik berupa gugatan dari pihak ketiga maupun perusahaan baik di pengadilan ataupun di luar pengadilan. Termasuk penguasaan atas aset perusahaan yang diduduki atau dikuasai oleh masyarakat tanpa hak, sehingga membutuhkan upaya mitigasi dan penyelesaian permasalahan hukum dengan baik.

“Sebagai bentuk mitigasi permasalahan hukum perdata, khususnya dalam pengelolaan aset Pertamina di wilayah Sumsel, merasa perlu untuk melakukan kerjasama dengan Kejati Sumsel melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama guna mendapatkan pendampingan hukum dalam penanganan masalah hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara,” ujar Yosua.

Sementara itu Kepala Kejati Sumsel, Ali Mukartono mengatakan, penandatanganan Kesepakatan Bersama ini adalah bagian dari program pemerintah untuk memberikan pendampingan hukum dalam mengawal dan mengamankan kelancaran bisnis di Pertamina.

Pihaknya akan memaksimalkan peran kejaksaan dalam memberikan pendampingan hukum, pendapat hukum (legal opinion) serta pelayanan hukum kepada Pertamina sebagai mitra kerja.

Baca Juga :   BPTP Kenalkan Kalung Eucalyptus Penangkal Corona kepada Wako Palembang

“Bila selama ini berjalan lancar, maka ke depan ada tantangan yang membuat kita harus bekerja ekstra untuk mengamankan aset negara, salah satunya persoalan lapangan Golf Kenten, yang saat ini banyak yang mengklaim, termasuk Pertamina. Ini yang perlu pengawasan ekstra, dan kalau memang milik negara maka akan dikembalikan ke Pertamina,” katanya.

Ia menambahkan, Kejati Sumsel akan siap membantu Pertamina RU III dalam penanganan kasus perdata dan tata usaha negara, sebagaimana yang tertulis dalam Organisasi dan Tata Kerja Kejaksaan RI melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Dimana jaksa dapat bertindak baik di dalam maupun di luar pengadilan untuk dan atas nama pemerintahan atau dalam hal ini BUMN, yang disebut Jaksa Pengacara Negara (JPN).

Acara ditutup dengan tinjauan Kilang RU III oleh Kajati Sumsel dan rombongan didampingi GM RU III.

“Kami berharap dengan penandatanganan kesepakatan bersama ini, pelaksanaan kegiatan bisnis dan pengelolaan aset Pertamina, khususnya di wilayah Sumsel ke depan dapat berjalan dengan lancar dan dapat mengurangi hambatan yang ada. Sehingga dapat memaksimalkan sinergi Pertamina dan Kejati dalam mengemban tugas pelayanannya kepada negara dan masyarakat,” ujarnya. (May)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Maya

Avatar

Check Also

Hadiri Puncak Hari Santri Nasional, HD Minta Santri Manfaatkan Teknologi

Palembang, Detik Sumsel – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  H Herman Deru meminta para santri di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *