Pasang Iklan Detik Sumsel
Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Lantik Direktur PDAM, Bupati Lahat Diduga Menyalahi Permendagri

Lantik Direktur PDAM, Bupati Lahat Diduga Menyalahi Permendagri

Tanggal : Pukul :
792
0
Suasana pelantikan Direktur PDAM Tirta Lematang Lahat, di ofroom setda lahat. Foto Heru/DS

Lahat, Detik Sumsel — Hermidi selaku Direktur PDAM Tirta Lematang Lahat, resmi digeser. Kamis sore (25/10) Bupati Lahat, Marwan Mansyur SH MM, melantik Drs Cholil Mansyur MM, sebagai Direktur PDAM Tirta Lematang Lahat yang baru.

Hanya saja pelantikan itu, diduga telah menyalahi Permendagri Nomor 37 Tahun 2018, tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas, atau Anggota Komisaris dan Anggota Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Dalam pasal 35 Permendagri tersebut, tertulis jelas untuk dapat diangkat sebagai anggota Direksi, yang bersangkutan harus memenuhi syarat. Dijelaskan dalam pasal 35 huruf h, usia direktur atau direksi paling rendah 35 (tiga puluh lima) tahun dan paling tinggi 55 (lima puluh lima) tahun pada saat mendaftar pertama kali.

Begitu juga pada huruf j, calon direktur BUMD tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan negara atau keuangan daerah. Sedangkan Cholil sendiri, bermasalah dikedua mata pasal tersebut.

“Jelas ini melanggar Permendagri yang ada. Bukan hanya usianya diatas maksimal, yang bersangkutan (Cholil Red) juga pernah dipenjara 1 tahun 8 bulan penjara. Perkara korupsi pembangunan tembok penahan Sungai Lematang. Ketika Cholil menjabat Kepala BPBD Lahat,” terang Ismed Taher, tokoh masyarakat Lahat, Jumat (26/10).

Marwan mengatakan, tujuan utama pergantian Direktur PDAM guna mencapai visi dan misi perusahaan. Dirinya merasa tidak mengesampingkan aturan, dan tetap menjalankan mekanisme yang ada. Seperti melakukan mekanisme fit and propertes. Meskipun elaknya, terkadang memang ada beberapa ketentuan yang kadang kalah, walaupun persyaratan terpenuhi dan sebagainya, tetapi personnya tidak.

“Bukan berarti kita mengabaikan peraturan perundang-undangan. Perusahaan daerah dan perusahaan air minum, juga menjadi kewenangan dan tanggung jawab pemerintah daerah. Kedua Direksi ini dilantik menduduki jabatan ini, karena kepercayaan pimpinan,” ujar Marwan, usai melantik Cholil Mansyur dan Direktur Hotel Bukit Serelo Lahat, Hermidi SH, di Opsroom Pemkab Lahat, Kamis (25/10).

Sementara, Cholil sendiri mengaku, perlu perjuangan besar untuk membuat PDAM kembali sehat. Mengingat masih banyaknya kebocoran, kualitas SDM, hingga harus bisa mencari peluang pendanaan.

“Sebagai langkah awal akan melakukan koordinasi dengan SDM yang ada di PDAM Lahat. Lalu evaluasi, apa yang menjadi keluhan masyarakat akan menjadi prioritas kita,” kata Cholil Mansyur. (heru).

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here