Beranda Politik Kursi Ketua DPRD Sumsel dari Golkar Alot, Minta Ketum Turun Tangan

Kursi Ketua DPRD Sumsel dari Golkar Alot, Minta Ketum Turun Tangan

Tanggal : Pukul :
1419
1
Pemuda pencita partai Golkar, menyatakan sikap terkait polemik pemilihan Ketua DPRD

Palembang, Detik Sumsel- Perebutan kursi Ketua DPRD Sumsel yang diduduki oleh partai Golkar tampaknya akan berjalan alot. Pengurus partai Golkar yang terhimpun dalam gabungan Pemuda Pencinta Partai Golkar, meminta tidak ada terjadi perpecahan di tubuh partai Golkar
Sumatera Selatan.

Hal tersebut dikarenakan, adanya kisruh dalam rapat koordinasi partai Golkar di hotel Excelton pada Minggu (25/8) siang.

“Kami berharap tidak terjadi perpecahan di partai Golkar, yang mana ada terjadi ke kisruan dalam konsolidasi partai di hotel Excelton tadi,” ujar Ketua Bapilu DPD II Partai Golkar Kota Palembang, Rubi kepada awak media di salah satu cafe di kawasan Kampus POM IX, Minggu malam (25/8).

Dalam rapat tersebut jelasnya, membahas dan menentukan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel dan DPRD Kabupaten – Kota. “Jangan ajari kami cara – cara yang melanggar aturan partai, demi ambisi pribadi,” jelas pria yang juga Sekretaris KNPI.

Dijelaskannya juga bahwa, dalam menetukkan Ketua DPRD harus sesuai dengan aturan Keputusan Rapat Pimpinan Nasional (RAPlMNAS) V Partai Golongan Karya Tahun 2013 Nomor O2/RAPIMNASV/GOLKAR/X/2013 tentang Rekomendasi Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Partai Golkar.

“Dalam BAB II dijelaskan, balon pimpinan DPRD harus memenuhi beberapa syarat,” jelasnya.

Hal senada diutarakan Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kota Palembang, Umar Yuli Abas menjelaskan syarat untuk menjadi balon Ketua DPRD. “Harus menjadi pengurus harian Dewan Pimpinan Golkar sesuai tingkatannya atau satu tingkat diatasnya, pernah menjadi anggota DPRD minimal tingkatannya, berpendidikan S1,” jelasnya.

“Selain itu, memberikan prioritas yang mencapai perolehan suara memenuhi bilangan pembagi pemilih (BPP), memenuhi ketentuan perundangan, tidak pernah menjadi anggota partai lain, jika semua terpenuhi, maka pengambilan keputusan harus dengan persetujuan Dewan Partai satu tingkat di atasnya,” tambahnya.

Atas dasar tersebutlah ungkapnya, seluruh pemuda pecinta partai Golkar meminta DPP Partai Golkar, menindaklanjuti, pendapat yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.”Kami yakin, DPP melalui Ketum Erlangga Hartanto dapat menindaklanjuti polemik yang terjadi,” tandasnya.(Pen)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here