Pasang Iklan Detik Sumsel
Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Ekonomi Kurangi Pencemaran Lingkungan, 90 Nelayan Dapat Konverter Kit

Kurangi Pencemaran Lingkungan, 90 Nelayan Dapat Konverter Kit

Tanggal : Pukul :
354
0
Penyerahan bantuan paket konverter kit

Palembang, Detik Sumsel – Pertamina melalui program alih bahan bakar, memberikan bantuan berupa paket konverter kit yang berisi alat konverter BBM ke LPG, mesin penggerak, baling-baling, dua buah tabung LPG 3 kg dan aksesoris pendukung lainnya, untuk 90 nelayan yang ada di Sumsel.

Dengan adanya bantuan ini, Pertamina berharap para nelayan dapat memanfaatkan semaksimal mungkin paket yang sudah diberikan melalui program Kementerian ESDM dan Pertamina.

“Kami tentunya senang sekali jika para nelayan merasakan betul manfaat dari program ini, sehingga penggunaan LPG 3 kg juga menjadi lebih tepat sasaran,” jelas Pjs Region Manager Communication & CSR Pertamina Sumbagsel, Taufiku Racham, Selasa (17/10).

Taufik menambahkan, pendistribusian paket perdana konverter kit BBM ke LPG ini menjadi salah satu solusi penyediaan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan, karena diakui dapat mengurangi emisi gas karbon yang dapat menyebabkan polusi udara dan juga air sungai.

Dengan pola seperti ini selain bisa menjaga dan mengurangi pencemaran udara, nalayan juga bisa mendapatkan keuntungan dalam hal penggunaan bahan bakar. Karena satu tabung gas LPG 3 kg setara dengan 8 liter BBM.

“Pemakaian LPG 3 kg juga menjadi jauh lebih hemat, karena satu tabung bisa dipakai untuk tiga sampai empat hari, dengan harga eceran tertinggi (HET) gas di Kota Palembang Rp 15.650. Melalui program konversi ini, nelayan dapat melakukan penghematan biaya operasional mencapai 40 hingga 60 persen,” katanya.

Para nelayan ini dibekali terlebih dahulu dengan cara mengoperasikan mesin converter serta penggunaan aman LPG 3 kg, serta disampaikan juga tempat pembelian tabung gas resmi di pangkalan terdekat tempat tinggal mereka. Ini guna memudahkan para nelayan untuk membeli tabung gas jika habis.

Seorang nelayan yang menerima paket bantuan, Bambang mengatakan, sangat gembira, karena selain mendapatkan secara gratis, ia juga mendapatkan pelatihan terlebih dahulu dari Pertamina.

“Alhamdulillah kami bersyukur nian, pacak dapet mesin baru sudah samo LPG 3 kg jugo,” ujarnya.

Bambang menambahkan, setiap dua hari, ia membeli BBM jenis Premium atau Pertalite untuk kebutuhan bahan bakar perahunya. Biasanya ia membeli Premium atau Pertalite sekitar 1,5 liter, dan bisa habis dalam jangka waktu dua hari.

“Mudah-mudahan dengan mengunakan gas, ongkos kami turun ke sungai bisa jauh lebih hemat lagi,” ungkapnya.

Tidak hanya itu keunggulan program konversi BBM ke LPG ini, Bambang mengakui tenaga perahunya menjadi lebih tangguh serta pengurangan emisi gas karbon monoksida terlihat signifikan.

“Perahu menjadi lebih cepat lajunya sama gas buang tidak terasa seperti sebelumnya,” katanya.

Ketika ditanya apakah Bambang yang kesehariannya bisa menjaring ikan sampai 10 kg ini, pernah mengetahui konverter kit ini sebelumnya, dengan senyum malu-malu ia menjawab.

“Pernah jingok di youtube dan memang ujinyo jauh lebih hemat. Semoga bae dengan kami dikasih ini, kami pacak bawa duit lebih banyak untuk keluargo,” tuturnya. (May)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here