Iklan
Pemprov

Kurangi Frekuensi Penerbangan, Efek Pengetatan Mudik Lebaran

Palembang, Detik Sumsel – Adanya pengetatan larangan mudik membuat maskapai Garuda mengurangi jumlah frekuensi penerbangan karena menyesuaikan dengan permintaan penumpang.

General Manager Garuda Indonesia Cabang Palembang, Meisye Paulina Tambunan mengatakan sebelumnya Garuda Indonesia memiliki tiga kali penerbangan setiap hari dan ke Jakarta. Tapi kini dikurangi satu penerbangan menjadi dua penerbangan saja per hari.

“Sekarang penerbangan hanya dua kali setiap hari yakni pukul 11.35 WIB dan pukul 15.25 dari Palembang,” ujar Meisye, Pualina Tambunan, Selasa (27/04).

Meisye mengatakan permintaan tiket masih ada saat ini namun jumlah memang tidak terlalu banyak karena adanya pengetatan mudik 6-17 Mei dan larangan mudik periode lebaran.

Baca Juga :   Hanya Rp 10 Ribu, Pembeli Bisa Menikmati Ayam dengan 4 Sambal Pilihan

Pengetatan mudik yang dilakukan pemerintah saat ini menurutnya bukan berarti tidak boleh mudik hanya saja aturannya lebih ketat.

Meisye mengatakan, aturan baru ini mirip dengan aturan lama hanya ada poin pengetatan pada jenis syarat yang harus dipenuhi.

Jika sebelumnya penumpang yang akan terbang menggunakan transportasi udara diberikan syarat lebih longgar yakni Pelaku perjalanan transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 di Bandar Udara 1×24 jam sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia, kini berubah menjadi pelaku perjalanan transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 di Bandar Udara sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

Baca Juga :   Keluarkan Varian Baru, Suzuki Kenalkan All New Ertiga Sport 2019

“Perubahan yang saya liat ada di validity RT PCR / Antigennya menjadi 1×24 jam,” ujarnya.

Dia mengatakan hingga kini masih ada penumpang yang berangkat keluar kota atau memilih mudik lebih awal sebelum tanggal larangan mudik 6-17 Mei.(May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Tingkatkan Layanan Kantor Pos Buka 24 Jam

Palembang, Detik Sumsel – Terhitung sejak awal Juni 2021 kemarin, kantor pos Merdeka operasional selama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *