Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Liputan Khusus Kuota SNMPTN Turun, Bikin Peserta Tak Pede

Kuota SNMPTN Turun, Bikin Peserta Tak Pede

Tanggal : Pukul :
397
0
Grafis/Ilustrasi: Raam/Detik Sumsel

Lipsus, Detik Sumsel- Tahun ini, kuota Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) se Indonesia termasuk Universitas Sriwijaya (Unsri) menurun dari sebelumnya yakni 30 persen menjadi 20 persen. Hal ini tentu membuat persaingan masuk PTN favorit terlebih Unsri semakin ketat, banyak peserta yang minat masuk PTN favorit sementara kuota terbatas lantas kondisi pula membuat calon peserta tidak percaya diri (pede).

Diketahui, untuk daya tampung PTN Unsri khususnya dari tiga jalur penerimaan yakni SNMPTN, SBMPTN, dan USM menampung sekitar 6 ribuan calon mahasiswa, sementara khusus jalur SNMPTN diperkirakan hanya sekitar 1.800 an peserta saja nantinya yang akan diterima.

Seperti diungkapkan, Dwi Rangga, salah satu siswa SMA Negeri di Palembang ini menuturkan, dengan kondisi turunnya kuota SNMPTN dirinya merasa pesimis bisa lolos di jalur SNMPTN. “Bingung juga, kenapa kuota bisa dipangkas, harusnya kan jalur SNMPTN kuotanya lebih besar dari jalur SBMPTN, kondisi ini buat kami tak pede untuk ikuti SNMPTN,” ungkapnya.

Baca Juga :   Ini Tips Menjaga Kendaraan Tetap Aman

Menurutnya, seharusnya pemerintah pusat lebih mempertimbangkan untuk lebih memberikan porsi kuota SNMPTN yang lebih besar. “Tapi kenapa dari jalur SBMPTN yang ditingkatkan kuotanya, kan jalur SNMPTN ini jalur undangan bagi murid yang punya nilai bagus serta tidak ada biaya pendaftaran atau gratis, kalau ikut SBMPTN kan kita harus bayar dan ikut tes pula,” keluhnya.

Rektor Unsri Prof Dr Ir Anis Saggaf MSCE menjelaskan, pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru secara nasional diselenggarakan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) PTN. Hal ini dilakukan untuk memenuhi prinsip kredibel, adil, transparan, fleksibel, efisien, dan akuntabel serta tidak diskriminatif dengan memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi.

Baca Juga :   Kreasi Uang Mahar Bisa Terancam Penjara 5 Tahun

“Oleh karena itu, ada sedikit perubahan dalam penerimaan mahasiswa baru tahun ini, salah satunya penyelenggaran dilakukan oleh lembaga independen (LTMPT). Untuk kuota juga alami perubahan, kuota SNMPTN sebelumnya minimal 30 persen menjadi 20 persen, SBMPTN minimal 40% dan Seleksi Mandiri PTN maksimal 30%,” kata dia dalam keterangan pers di Gedung KPA Unsri Bukit Besar, Rabu (16/1).

Adapun jadwal SNMPTN 2019 dimulai dari Pengisian dan Verifikasi PDSS dari tanggal 4– 25 Januari 2019, Pendaftaran SNMPTN 4 – 14 Februari 2019 dan Pengumuman Hasil Seleksi akan dilakukan pada 23 Maret 2019.(tet)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here