Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Kriminal Kuasa Hukum Minta Propam Usut Kasus Penembakan di Simpang Macan Lindungan

Kuasa Hukum Minta Propam Usut Kasus Penembakan di Simpang Macan Lindungan

Tanggal : Pukul :
716
0
Kuasa hukum almarhum Ridwan, Iir Sugiarto SH dan Mustadi Hartono SH MH menunjukkan bukti laporan kepada awak media

Palembang, Detik Sumsel — Kasus kematian Ridwan yang tewas ditembak oknum anggota Polisi berpangkat Brigadir IP satu bulan lalu di Simpang empat lampu merah Macan Lindungan, Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Ilir Barat (IB) I. Hingga kini kasus tersebut belum menemui titik terang.

Melalui kuasa hukumnya Iir Sugiarto SH Mustadi Hartono SH MH keluarga almarhum Ridwan meminta pihak kepolisian Sumsel dalam hal ini bidang Propam untuk mengungkap dan memproses kasus penembakan yang menewaskan Ridwan sampai tuntas.

“Sampai saat ini proses hukumnya kami anggap belum berjalan. Mulai dari pelaporan yang dibuat pada 24 Juli lalu hingga hari ini kami belum tahu status pelaku penembakan sudah sampai mana,”ujarnya.

Dikatakan Iir, agar terciptanya keadilan bagi istri dan kelima anak almarhum, pihak kepolisian secepatnya memproses hukum nya dengan menetapkan Brigadir IP sebagai pelaku penembakan.

“Karena kematian Ridwan, keberlangsungan hidup istri dan kelima anak almarhum terancam karena almarhum merupakan tulang punggung keluarga,”jelasnya.

Bahkan mirisnya lagi, beredar kabar kalau korban merupakan pemalak di simpang empat lampu merah Macan Lindungan. Padahal korban berjualan minuman dan ini dapat dibuktikan bahwa korban memiliki warung.

“Kami juga menanyakan sejauh mana Brigadir IP sudah diperiksa dalam kasus penembakan tersebut,” katanya.

Yang kedua Iir juga mempertanyakan terkait senjata api yang dibawa oleh Brigadir IP dilokasi kejadian.

“Katanya Brigadir IP sedang menjalankan tugas, tapi tugas apa. karena setahu kami Brigadir IP adalah anggota dari Polres OKI,” ujarnya.

Sementara itu , Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan mengenai kasus penembakan yang dilakukan anggota Polres OKI yakni Brigadir IP , kasusnya masih dalam penyelidikan yang ditanggani oleh Ditreskrimum Polda Sumsel.

“Kasus nya masih dalam penyelidikan dan masih di periksa. Terkait senjata api yang digunakan korban brigadir IP itu senjata api resmi. Dan saat itu korban sedang melakukan tugas undercover atau penyamaran. Jadi saat ini kasus masih masih terus ditanggani ,” pungkasnya.(oji)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here