Gran Fondo
Tampak tanaman refugia yang ditanam di pinggir sawah. Foto Heru/DS

Kreatif, Dengan Cara Ini Petani Padi di Lahat Tangkal Hama

Lahat, Detik Sumsel — Tangkal hama pengrusak tanaman padi, petani di Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan kini mulai menerapkan metode tanaman refugia. Sebagai pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Mengingat tanaman refugia ini menjadi mikrohabitat dari predator alami, sejumlah hama yang kerap merusak padi.

Tanaman refugia ini meliputi Bunga Matahari, Tapak Dara, Tanaman Kenikir, dan Bunga Kertas. Yang dapat mengundang datangnya tawon, lebah, dan kumbang yang hinggap. Sehingga hama seperti Kepik, Pianggang, dan serangga penggangu lainnya ikut jadi mangsa predator alami tersebut.

Baca Juga :   SBS Serahkan Tiga Sapi dan Enam Kambing Hewan Kurban

“Selain bisa mengendalikan hama, sawah ikut terlihat cantik dengan adanya tanaman ini,” ujar Tambadin (43), petani setempat, Kamis (11/10).

Tambadin juga mengaku, untuk musim tanam kali ini, serangan hama memang tidak mempengaruhi hasil panen. Air jadi perhatian utama petani saat ini. Mengingat walaupun dirinya menggunakan lahan sistem irigasi, air yang mengalir dari Sungai Lematang mulai menyurut.

“Tanaman refugia memang ada pengaruhnya, untuk hama. Semoga saja metode yang kita pakai ini, juga dipakai petani lain. Jadi tidak perlu keluar biaya lebih untuk membasmi hama,” ucapnya. (heru).

Baca Juga :   Oknum Polri Empat Lawang, Ketangkap Edarkan Sabu di Lahat

 

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus

Sekayu, Detik Sumsel – Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (29/11) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *