Iklan

Detik
Pemprov
Ketua DPRD Sumsel, Hj RA Anita Noeringhati SH MH berdialog dengan kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo

Koordinasi Karhutla, Kepala BNPB Apresiasi Peran DPRD Sumsel

Jakarta, Detik Sumsel- Dalam rangka koordinasi dan arahan terhadap upaya Penanggulangan dan antisipasi Bencana Karhutla tahun 2021 di Sumsel, Ketua DPRD Sumsel, Hj RA Anita Noeringhati SH MH melakukan kunjungan kerja ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Graha BNPB Jl Pramuka Jakpus, Selasa (27/4).

Kedatangan Anita yang didampingi sejumlah anggota DPRD Sumsel tersebut, diterima langsung oleh kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo. Menurut jenderal bintang 3 ini, baru DPRD Sumsel yang pertama datang ke kantor BNPB untuk koordinasi terkait karhutla.

“Semoga upaya yang dilakukan DPRD Sumsel ini bisa ditiru oleh dewan daerah lainnya sehingga koordinasi dan komunikasi  berjalan,”kata Doni.

Dalam  pertemuan itu Ketua DPRD menjelaskan apa yang sudah dilakukan oleh  Sumsel terkait karhutla. Seperti koordinasi dengan kabupaten/kota di Sumsel.

Baca Juga :   Tidak Hanya Wilayah Konsumsi, Sumsel Juga Tempat Transit Sabu dari Malaysia

Menurut Anita, beberapa waktu lalu ia berkunjung ke  kabupaten OKI sebagai salah satu kabupaten rawan karhutla ditemukan sejumlah persiapan yang sudah dilakukan kabupaten OKI untuk antisipasi Karhutla 2021.

Antara lain,  pembuatan posko di 41 titik rawan karhutla, rapat klaster dengan sejumlah perusahaan perkebunan serta  persiapan sarana dan prasarana antisipasi karhutla 2021

“Dalam waktu dekat kami juga akan mengagenda untuk rapat  koordinasi dengan komisi  terkait (V) DPRD Sumsel yang diikuti oleh BPBD se Sumsel atau kabupaten yg rawan karhutla,”ujar Politisi Golkar.

Dijelaskan Anita, upaya pencegahan terus dilakukan agar karhutla Sumsel bisa ditekan sebab Sumatera Selatan (Sumsel) merupakan salah satu provinsi rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dan Sumsel punya lahan gambut sekitar 1,4juta hektar.

Baca Juga :   Polda Sumsel Tindak Lanjuti Maklumat Kapolri

Soal Lahan Gambut Ketua BNPB Doni Munardo mengakui jika sulit sekali memadamkan lahan gambut jika sudah terbakar.

Maka upaya pencegahan harus secara dini dilakukan serta sosialisasi  larangan membakar terus digencarkan sebelum puncak musim kering yang biasa terjadi  Agustus .

“Saya yakin kalau dewannya sudah peduli sejak awal maka pencegahan akan lebih mudah dilakukan,’ujarnya.

Terkait dengan peran dan bantuan BNPB pada provinsi yang mengalami kebakaran Doni mengatakan akan terus  dilakukan seperti bantuan water boombing, helikopter dan bantuan lainnya.

Dalam pertemuan itu Ketua BNPB didampingi oleh Lilik Kurniawan (Sestama), Tedi Saragih dan Yuliamto (Irtama) dan Ketua DPRD didampingi oleh anggota dewan Toyep Rakembang (PAN), Gani Subit (Demokrat), Heru Prayogo (Golkar). (Ril)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Usai Apel Pagi, Perwakilan Personel Polda Sumsel Tes GeNose Covid 19

Palembang, Detik Sumsel — Lebaran idul fitri hari keempat Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *