Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Olahraga KONI Sumsel Segera Gelar Musorprov, Tugas Berat Menanti Calon Ketua Umum

KONI Sumsel Segera Gelar Musorprov, Tugas Berat Menanti Calon Ketua Umum

Tanggal : Pukul :
266
0
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Koni Sumsel Sofwan Hariady didampingi anggota dan Plt Ketua KONI Sumsel Dhennie Zainal memberikan keterangan prihal rencana Musorprov KONI Sumsel 2019.

Palembang, Detik Sumsel-Tugas berat bakal menanti calon ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2019-2023.

Bagaimana tidak, selain harus memenuhi 6 kriteria dan 7 persyaratan sebagai calon ketua umum, sesuai anggaran rumah tangga bab VI bagian kesepuluh, pasal 27 ayat (1).

Calon ketua umum KONI Sumsel juga bakal dihadapkan dengan pakta integritas (Moral dan prestasi).

Dalam pakta integritas tersebut disebutkan, ketua umum KONI Sumsel harus bersedia mundur dari jabatannya.

Apabila gagal mencatatkan prestasi lebih baik dari kepengurusan sebelumnya, pada dua tahun kepemimpinannya.

Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Calon Ketua Umum KONI Provinsi Sumsel Sofwan Hariady menjelaskan, hal itu (Pakta Integritas) sudah sesuai kesepakatan pada saat rapat anggota beberapa waktu lalu.

“Dalam pakta integritas itu memang dititikberatkan kepada prestasi,”ungkapnya, Rabu (27/11).

Sekretaris TPP Calon Ketua Umum KONI Sumsel Lidayanto menambahkan, sesuai kesepakatan dalam rapat anggota dijelaskan, bahwa parameter prestasi dalam pakta integritas adalah kompetisi multi even.

Baca Juga :   Kantongi 40 Dukungan, Hendri Zainuddin Bertekad Tingkatkan Prestasi Olahraga Sumsel

“Apakah itu Porprov, Porwil atau PON. Nah, pada PON XX 2020 nanti, akan menjadi parameternya,”paparnya.

Itu artinya, ketua umum mendatang harus mencatatkan prestasi lebih baik dari PON XIX Jawa Barat sebelumnya, pada gelaran PON XX Papua nanti.

“Kalau ketua umum tidak mampu mengangkat (prestasi) ini, maka pada tahun kedua harus mundur,”tegasnya.

Plt Ketua Umum KONI Sumsel Dhennie Zainal menambahkan, tolak ukur prestasi yang dimaksud bisa berupa peringkat maupun perolehan medali.

“Karena bisa saja dengan jumlah medali yang sama, tapi secara peringkat menurun. Jadi yang jelas harus lebih baik dari segi peringkat maupun medali,”tutupnya.

Sementara itu, Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sumsel rencananya bakal digelar 20-22 Desember 2019 mendatang, dengan agenda utama mencari calon ketua umum.

Baca Juga :   Penjaringan Balon Ketum KONI Sumsel Diikuti 3 Kandidat

Tahapan penjaringan dan penyaringan calon ketua umum KONI Sumsel sendiri, akan diawali dengan penggandaan materi sesuai hasil keputusan Rapat Anggota KONI Sumsel 2019, 21-26 November 2019.

Kemudian dilanjutkan dengam sosialisasi bakal calon ketua umum KONI Sumsel masa bakti 2019-2023 melalui media, baik online cetak maupun elektronik, mulai Rabu, (27/11).

Sedangkan pendaftaran calon ketua umum KONI Sumsel akan dimulai, Rabu (28/11) hingga 5 Desember nanti. Kemudian dilanjutkan penyerahan berkas bakal calon ketua umum KONI Sumsel, 6-12 Desember 2019.

Diikuti verifikasi administrasi bakal calon dan penetapan calon, 13-15 Desember nanti. Lalu pada 16 Desember, Tim Penjaringan dan Penyaringan akan menyampaikan hasil verifikasi dan validasi berkas kepada calon ketua umum KONI Sumsel secara tertulis (surat resmi).

Dilanjutkan dengan pemberkasan pada 17-18 Desember 2019. Serta diakhiri dengan pelaksanaan Musorprov 20 Desember. (Iyop)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here