Detik
Pemprov
Pihak Kepolisian lakukan olah TKP pencurian komputer alat berat. Foto Istimewa

Komputer Alat Berat Digasak Maling

Lahat, Detik Sumsel – Persaingan kotor antar perusahaan agar tetap eksis beroprasi, kembali terjadi. Beruntung kali ini tidak ada korban nyawa, hanya mengalami luka di bagian mata, usai mengetahui aksi pelaku pencurian peralatan komputer di alat berat, yang harganya diduga mencapai ratusan juta rupiah.

Pencurian komputer alat berat milik tambang batubara, PT Muara Alam Sejahtera (MAS). Kejadiannya Rabu (24/2) sekitar pukul 01.00 WIB, di lahan KPL 5 area tambang PT MAS, di Desa Merapi, Kecamatan Merapi Barat.

Dari penuturan Wadi (38) satpam PT MAS kepada aparat kepolisian, saat itu dirinya sedang lakukan penjagaan, tiba-tiba didatangi tiga orang pria. Wadi saat itu langsung dipukul, dan dibuat tidak berkutik.

Baca Juga :   Optimis Harumkan Nama Muba, Pemkab Muba Lepas Kafilah MTQ

“Saat itu 2 pelaku lain mengambil dua unit komputer alat berat beserta panelnya, di dalam kabin dan mesin merk Hitachi dan Caterpilar,” kata Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SIK, melalui Kapolsek Merapi Barat Iptu Samsuardi, Kamis (25/2).

Usai berhasil menggasak dua unit komputer alat berat yang jadi incaran, pelaku lantas menarik Wadi sejauh 300 meter dari TKP, dan mengikatnya disebuah pondok. Wadi lantas berusaha melepas ikatannya, dan kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Merapi.

“Belum diketahui apakah pelaku warga sekitar, orang luar, atau orang dalam perusahaan itu sendiri. Saat ini masih dalam penyelidikan,” terang Paur Humas Polres Lahat, Aiptu Lispono.

Baca Juga :   Dituntut 7 Tahun Bui, Dicabut Hak Politik, Bupati Ahmad Yani Wajib Ganti Rp 3,1 M Kerugian Negara

Disinggung terkait modus pelaku, modusnya masih diduga pencurian pemberatan. Namun apakah pelaku mengenal korban atau tidak, belum diketahui. Selain itu, untuk barang yang dicuri bukanlah barang yang mudah untuk dijual, hanya orang tertentu atau perusahaan yang menggunakan alat serupa membutuhkan barang tersebut.

“Soal dijual ke pasar gelap, kita tidak tahu. Yang pasti itu hanya digunakan untuk alat berat, bisa jadi karena sudah ada pesanan seseorang atau perusahaan, lantas pelaku nekat lakukan pencurian,” beber Lispono. (heru)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Makmurkan 74 Masjid Dan 62 Musala

Muaraenim, Detik Sumsel- Menjelang bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah, PT. Bukit Asam Tbk (PTBA) memakmurkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *