Iklan Iklan
Pemprov
Presiden RI ke Lima dan Ketua DPR RI Berlebaran Memakai Jumputan asal Musi Banyuasin yaitu kain Gambo.

Kompak, Presiden RI ke Lima dan Ketua DPR RI Berlebaran Pakai Gambo Muba

Sekayu, Detik Sumsel – Perayaan Idul Fitri 1442 H ditengah pandemi COVID-19 membuat banyak warga masyarakat lebih memilih berdiam di rumah. Namun, hal tersebut tidak membatasi untuk memaksimalkan penampilan dengan menggunakan balutan kearifan lokal yang berdaya saing internasional.

Misalnya saja, Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Mantan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri yang kompak mengenakan Gambo Muba yang merupakan produk eco fashion inisiasi Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza.

Tampak keduanya kompak mengenakan atasan dan bawahan Gambo Muba yang baru-baru ini diterbitkan oleh Magazine Internasional Ozip.

Baca Juga :   Salurkan Bantuan ke Petani, Cik Ujang Ingatkan Jangan Ada Setor Menyetor

“Terima kasih kepada Ibu Puan dan Ibu Megawati yang pada perayaan Idul Fitri kali ini memakai Gambo,” ucap Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza saat dimintai tanggapan soal Gambo Muba yang dipakai oleh Puan Maharani dan Megawati.

Gambo Muba adalah kain khas metode jumputan, diwarnai dengan dicelup getah gambir yang awalnya dianggap limbah dan dibuang percuma. Kini pasangan suami istri Dodi-Thia mampu mendorong perajin gambir dengan merubah limbah menjadi pewarna utama kain. Sebagai produk Eco fashion, Gambo Muba memakai 100 persen pewarna alami antikimia.

Baca Juga :   PT BA dan PT KAI MoU Perjanjian Terkait Pengembangan Angkutan Batubara

Ini juga menjawab isu international bahwa lebih dari 50 persen limbah kimia berasal dari limbah tekstil. Gambo Muba adalah aksi alternatif dan sumbangan Muba untuk dunia tekstil, produk ini tidak menghasilkan limbah kimia tetapi memanfaatkan limbah getah gambir untuk pewarna alami Gambo Muba. (edy)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Menparekraf Sandiaga Uno Support Pemkab OKI Kembangkan Objek Wisata Berbasis Budaya

Kayuagung, Detik Sumsel-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir mengambil langkah mengembangkan objek wisata berbasis budaya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *