Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Maulid Nabi Muhammad SAW
Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel

Klaim Walpri Herman Deru Sudah Bekerja Sesuai Protap

Palembang, Detik Sumsel- Terkait adanya insiden keributan antara jurnalis detik.com dengan pengawal pribadi (walpri) Gubernur Sumsel Herman Deru direspon oleh Staf Khusus Bidang Media Gubernur Sumsel, Alfrenzi Panggarbesi.

Ia mengatakan, sebenarnya tidak ada keributan dan hanya salah paham  biasa dan sudah selesai.

“Habis acara bersama para wartawan yang meliput termasuk wartawan detik.com Raja ngobrol dan makan siang bersama di salah satu resto di PTC,” katanya.

Lanjutnya, kejadian tersebut hanya insiden kecil lantaran kondisi acara yang sangat ramai. “Sejumlah walpri yang bertugas mengamankan Gubernur bekerja sesuai protap dan bukan menghalang halangi wartawan,” katanya lagi.

Buktinya, semua wartawan dapat melakukan wawancara dengan Gubernur Herman Deru dengan bebas dan sampai tuntas. “Mungkin lantaran berdesak-desakan ada terjadi dorongan dorongan,” tuturnya.

Sebelumnya, Keributan jurnalis dengan pengawal pribadi (walpri) dengan Raja Adil Siregar jurnalis detik.com terjadi pada Sabtu (10/11) saat kegiatan PT Sampoerna di Palembang Trade Center (PTC).

Diceritakan Adil, kronologi keributan dirinya dengan staff pengawal pribadi Gubernur Sumsel saat dirinya hendak wawancara dengan Gubernur Herman Deru terkait UMKM di Sumsel. Karena kondisi yang sempit Raja sempat minta izin dengan walpri berpakaian safari hitam lengkap.

Baca Juga :   Tinggal Selesaikan Satu Hal Ini, Hilton Moreira Segera Gabung Sriwijaya FC

“Karena jarak saya dengan Gubernur jauh dan tidak bisa bertanya, saya bilang mau izin untuk kedepan. Saat itu saya ingin bertanya terkait UMKM, tapi perut saya selalu dihalangi dan tidak bisa maju ke depan,” ungkap Raja.

Kemudian, saat wawancara hampir selesai, Raja mencoba maju dan menanyakan ulang terkait UMKM.
“Beberapa kali saya bertanya dengan gubernur. Namun tetap ditarik dari belakang saat wawancara. Selesai wawancara saya sempat bilang “Izin saya wartawan, saya dari media dan saya tahu kapasitas saya mas. Saya bisa jaga jarak kok, nggak mungkinlah saya dorong-dorong,” tuturnya.

Ia menjelaskan, kalimat tersebut di sampaikan karena walpri bilang jangan maju dan jangan dorong-dorong, sambil membatasi jarak yang menurutnya berlebihan karena terus-menerus menarik jaket.

Baca Juga :   Buron 9 Tahun, Koruptor CSR PT Pusri 2008 Diringkus Tim Tangkap Buronan Kejati Sumsel

“Saat kalimat itu saya ucapkan, seorang walpri marah dan menanyakan kenapa saya ngomong begitu. Padahal kalimat itu menjawab pernyataan walpri supaya tidak terlalu dekat dengan gubernur dan menurut saya itu jarak yang normal,” terangnya.

“Entah apa yang terjadi, tiba-tiba seorang walpri menarik saya dan mendorong ke belakang. Saat itu ada Karo Protokol Pemprov, Pak Iwan menanyakan “Ada apa, ada apa,” tambah Raja.

Tetapi walpri berseragam safari lengkap datang beberapa orang dan mendorong dirinya keluar dari kerumunan. “Saat akan mundur ke belakang, lagi-lagi walpri datang dan mendorong sambil melontarkan kalimat yang kalau tidak salah saya “Memangya kenapa kau ha?,” sambil mendorong kebelakang,” tutur Raja.

Saat itu suasana semakin panas setelah dirinya didorong dan masih berusaha menjelaskan. Tiba-tiba teman-teman media lain datang, dan dirinya sempat ditarik ke belakang. “Tapi tetap saja beberapa walpri mengejar saya dan mengajak berkelahi,” jelasnya.(fir)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Firwanto M. Isa

Firwanto M. Isa

Check Also

Melihat Kemegahan Masjid Abdul Kadim Desa Epil Muba

Impor Marmer dari Italia Hingga Miliki Duplikat Broken Chair Jenewa Sekayu, Detik Sumsel- Berdiri megah …

One comment

  1. Avatar

    Walpri bekerja harus sesuai protap jangan berlebihan malah akan merusak citra Pak Deru.
    Cari walpri yang eks Paspampres juga supaya profesional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Sumpah Pemuda