Detik
istri Karoman, Mardiah (38), harus menghidupi sendiri kelima anaknya tersebut. Rumah Mardiah terletak di Dusun 2, Desa Pinang Mas, berbentuk panggung berukuran 3×4 meter
istri Karoman, Mardiah (38), harus menghidupi sendiri kelima anaknya tersebut. Rumah Mardiah terletak di Dusun 2, Desa Pinang Mas, berbentuk panggung berukuran 3×4 meter

Kisah Mardiah, Istri Karoman yang Ditemukan Tewas, Kini Hidupi Lima Anak Seorang Diri

Indralaya, Detik Sumsel – Karoman (40), yang diduga menjadi korban pembunuhan dengan cara di mutilasi beberapa waktu lalu, meninggalkan satu istri dan lima anak yang masih kecil.

Saat ditemukan tak bernyawa, warga Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang Ogan Ilir itu, ditemukan dengan leher dan kedua lengan putus.

Anak Karoman yang paling besar saat ini baru berusia 12 tahun, baru lulus Sekolah Dasar (SD) dan akan melanjutkan ke bangku SMP. Beruntung, ada salah satu guru yang mengurus untuk melanjutkan ke tingkat SMP dengan suka rela sehingga anak pertamanya tidak putus sekolah.

Baca Juga :   May Day, Buruh di Sumsel Suarakan 16 Tuntutan ke Pemerintah

Sepeninggal suaminya, istri Karoman, Mardiah (38), harus menghidupi sendiri kelima anaknya tersebut. Rumah Mardiah terletak di Dusun 2, Desa Pinang Mas, berbentuk panggung berukuran 3×4 meter saja dan terletak tepat di tepi sungai.

Di sungai itulah setiap malam Karoman mencari ikan menggunakan perahu. Karoman mencari ikan dengan cara menombak ikan menggunakan bambu.

Dalam semalam, biasanya Karoman mendapat 2 Kilogram ikan yang langsung dijual ke pasar atau langsung ke warga oleh Mardiah pada pagi harinya.

“Dari hasil penjualan ikan biasanya mendapat uang Rp 50-80 ribu, yang langsung dibelikan beras untuk makan sehari-hari. Suami saya tidak ada pekerjaan lain selain mencari ikan itu,” kata Mardiah.

Baca Juga :   Dalangi Aksi Perampokan, Dua Pria Ini Diringkus Polisi

Mardiah masih terlihat syok dengan kejadian yang menimpa suaminya. Ia heran ada orang yang tega berbuat begitu kejam pada suaminya. “Saya tidak pernah mimpi apapun atas kejadian sadis tersebut yang menimpa suami saya,” tuturnya. (AL)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Jamaluddin

Avatar

Check Also

Pasal Upah, Pasutri Asal Empat Lawang Dibantai

Lahat, Detik Sumsel — Nasib naas dialami Zakani (55) dan Nur Aini (50) warga Pasar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *