Detik
Walikota Prabumulih saat menyampaikan arahan kepada pedagang dalam kegiatan sosialisasi pemindahan pedagang ke PTM 2. (Ichal/detiksumsel.com)

Kios PTM 2 Dinilai Sempit, Ridho Yahya Janji Perbaiki

# Walikota Dengarkan Langsung Keluhan Pedagang

Prabumulih, Detik Sumsel- Rencana Pemerintah Kota Prabumulih untuk membagikan lapak dan kios di Pasar Tradisional Modern (PTM) 2 terus bergulir. Bahkan, sejumlah pedagang mengaku merasa tidak nyaman dengan kondisi PTM saat ini. Pasalnya, lapak dan kios yang disiapkan terlalu kecil dan sempit. Sehingga pedagang merasa tidak leluasa untuk berjualan.

Hal tersebut disampaikan oleh sejumlah pedagang saat bertatap muka dengan Wali Kota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM, dalam kegiatan sosialisasi pemindahan pedagang ke PTM II. Bertempat di Gedung Balai Karya, Kelurahan Pasar Dua, Kecamatan Prabumulih Utara, Selasa (30/10).

Seperti yang diungkapan oleh Risman (54), pedagang pakaian ini mengaku jika ukuran kios yang akan ditempati pedagang terlalu kecil. Begitu juga dengan ukuran lapak yang hanya berukuran kurang lebih 1 kali 1,5 meter persegi.

“Bagaimana pedagang mau memajang barang dagangannya. Sedangkan ukuran kios dan lapak sangat terbatas. Tentunya pembeli juga akan merasa tidak nyaman untuk berbelanja,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh pedagang lainnya yakni Perry. Selain kurang nyaman, sisi keamanan pasar hendaknya juga harus diperhatikan. Mengingat pintu atau rolling door yang terpasang di seluruh kios tidak kokoh. Sehingga pedagang merasa was-was jika harus meninggalkan barang dagangan di dalam kios.

Baca Juga :   Pertebal Pertahanan, Sriwijaya FC Datangkan Eks Pemain Blitar United Ini

“Kalau bisa pintu kios ditukar. Soalnya pintu jenis almunium yang saat ini terpasang di PTM 2 sangat mudah dirusak. Kami khawatir kios jadi tidak aman. Mengingat sudah banyak kejadian kios yang dirusak pelaku pencurian seperti di PTM 1,” jelasnya.

Pesagang lainnya pun mengaku, seluruh pedagang tidak keberatan jika memang harus menempati lapak dan kios di PTM 2. Hanya saja, mereka berharap pemindahan pedagang memang harus dilakukan secara keseluruhan.

“Jangan sampai ada pedagang yang tetap bersikeras menggelar dagangannya di luar PTM. Nanti yang di luar ramai sedangkan pedagang yang di dalam PTM sepi pembeli. Kami mendukung penuh untuk penertiban ini, namun kami butuh tempat berjualan yang aman dan nyaman,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Ridho mengaku akan mencarikan solusi yang terbaik untuk mengatasi seluruh keluhan pedagang. Hanya saja, ia berharap para pedagang bisa menerima dan menempati terlebih dahulu PTM 2 tersebut.

“Tempati dulu seluruh lapak dan kios yang ada. Setelah ditempati pastinya kita akan lebih tau apa saja kendala dan kekurangan yang ada di lapangan. Jangan terburu-buru mengambil kesimpulan yang tidak masuk akal,” ujar Ridho.

Baca Juga :   HUT PJI ke-27, Kajati Sumsel : "Jaksa Wajib Profesional, Berintegritas Dan Humanis"

Lebih lanjut Ridho menuturkan, pihaknya akan senantiasa menerima masukan maupun keluhan yang disampaikan oleh pedagang. Sejatinya pembangunan PTM 1 dan PTM 2 tersebut tidak lain adalah untuk menata pasar agar lebih rapi dan membuatk nyaman pedagang maupun pembeli.

“Pembagian akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap awal mungkin akan dilakukan kepada pedagang sayuran, ayam, daging dan ikan. Pembagian dilakukan dengan cara diundi, diutamakan bagi pedagang yang sudah memiliki SK,” jelasnya seraya berharap pedagang bisa diajak kompak dan mendukung kelancaran dalam proses pembagian lapak dan kios di PTM 2.

Disinggung mengenai ukuran lapak dan kios yang terlalu kecil, orang nomor satu di Kota Prabumulih ini mengaku akan segera menganggarkan dana untuk meningkatkan bangunan PTM. Sehingga bisa menampung seluruh pedagang dengan ukuran kios dan lapak yang lebih besar.

“Nanti tidak ada lagi pedagang kaki lima yang selama ini menjamur di sepanjang jalan dan lorong-lorong di pasar. Semua akan kita tempatkan dalam satu gedung dan diatur sesuai dengan jenis dagangan yang dijual pedagang. Sehingga pasar bisa lebih tertata dan rapi,” tandasnya. (Ichal)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Erizal Wandi

Avatar

Check Also

Susuri Sungai Musi, Lanal Palembang Bagikan Sembako dan Masker

Palembang, Detik Sumsel — Dengan menggunakan kapal cepat, personel TNI AL Lanal Palembang menyusuri perairan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *