Beranda Kesehatan Keputihan Saat Hamil, Normalkah? Ini Penjelasan Dokter

Keputihan Saat Hamil, Normalkah? Ini Penjelasan Dokter

Tanggal : Pukul :
416
0
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang, dr Yan Permadi SpOG

Palembang, Detik Sumsel – Banyak ibu hamil yang mengalami keputihan. Menurut dr Yan Permadi SpOg merupakan hal yang normal. Saat hamil terjadi peningkatan hormon estrogen dan progesteron, sehingga menyebabkan sekresi cairan di vagina meningkat dan timbul keputihan.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang ini mengatakan, biasanya semakin tua usia kehamilan, jumlah cairan keputihan semakin banyak. Sekresi cairan di mulut rahim yang semakin meningkat ini merupakan mekanisme perlindungan kehamilan dari serangan infeksi dari luar.

“Lalu kapan kita mesti curiga keputihan itu dikatakan abnormal pada saat hamil? Yaitu, apabila saat hamil kurang dari sembilan bulan didapatkan jumlah keputihan yang meningkat drastis dan encer seperti air serta bercampur darah, dan mulai timbul tanda-tanda persalinan prematur seperti perut mulai kontraksi,” jelasnya, Rabu (3/4).

Jika didapati keputihan berupa putih tipis atau keabu-abuan dengan bau amis seperti ikan laut, kemungkinan keputihan tersebut berasal dari infeksi Bacterial Vaginosis.

Apabila disertai gatal, nyeri saat buang air kecil atau saat berhubungan intim, dan pada organ kewanitaan tampak merah dan teriritasi, kemungkinan keputihannya berasal dari infeksi jamur.

“Jika keputihan berwarna hijau atau kuning dengan bau yang tidak sedap, kemungkinan disebabkan infeksi Trichomoniasis atau Penyakit Menular Seksual,” ujarnya.

Bila ibu hamil mendapatkan gejala abnormal seperti yang disebutkan di atas, jangan coba-coba untuk mengobati sendiri dengan obat-obatan yang dijual bebas. Gejala keputihan normal atau abnormal kadang sulit dibedakan sehingga ibu hamil disarankan untuk mengonsultasikan terlebih dahulu ke dokter sebelum meminum obat.

“Jika keputihan yang bukan disebabkan infeksi, ibu tidak perlu cemas dan tidak perlu pengobatan, karena gejala tersebut normal disebabkan kehamilan itu sendiri. Namun bila ibu risih atau tidak nyaman dengan keputihan yang terus keluar pada saat hamil, maka boleh untuk memakai panty liners,” jelasnya.

Alumni Magister Kesehatan Universitas Kader Bangsa Palembang ini menjelaskan, beberapa tips dan trik untuk mengatasi keputihan, selalu menjaga kesehatan organ kewanitaan untuk selalu dalam keadaan bersih dan kering.

“Membersihkan organ kewanitaan yang benar adalah dari arah depan ke belakang, bukan sebaliknya. Usahakan memakai celana dalam dari bahan katun, hindari nilon dan celana ketat, serta hindari pemakaian cairan pembersih vagina, cukup dibersihkan dengan air bersih mengalir saja,” pungkasnya. (Bra)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here