Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Hari Guru
Istimewa

Kepemimpinan Tanhar Di Golkar Lahat Belum Sah

Lahat, Detik Sumsel — Terkait gonjang ganjing kepengurusan DPD II Golkar Lahat, yang kini diklaim oleh Tanhar Efendi. Sekretaris DPD II Golkar Lahat, Zawawi Kadir menegaskan, hingga saat ini hasil Musda X DPD II Golkar Lahat masih berstatus quo di Mahkamah Partai Golkar. Sehingga segala bentuk kepengurusan partai, saat ini dijalankan oleh Sekretaris Partai.

“Dengan belum adanya penerbitan dari Mahkamah Partai, berarti kepengurusan yang baru belum sah. Hal ini sesuai dengan surat yang diterbitkan Ketua Mahkamah Partai, menyatakan menunda dan tidak menerbitkan surat pengesahan hasil Musda X, sampai perkara mendapatkan putusan hukum tetap,” kata Zawawi, sambil menunjukkan surat dari Mahkamah Partai, Senin (19/10).

Awal perkara ini saat Musda X yang dipimpin oleh Adriansyah SH, pengurus DPD I Golkar Sumsel, bulan Agustus lalu. Suara delapan pengurus kecamatan dianggap ganda dan tidak sah untuk ikut memilih. Hingga hasil Musda X menunjukkan Tanhar Efendi mengantongi 8 suara, sedangkan Sri Marhaeni 4 suara, dari 26 hak suara.

Baca Juga :   Bayi Bermata Satu Lahir di Sumatera Utara

“Koncat sempat melakukan sanggahan, meminta hasil verifikasi dibuka secara faktual. Tapi panitia Musda X tidak mengindahkan, dan langsung menyatakan bagi peserta yang tidak puas untuk melayangkan gugatan ke Mahkamah Partai,” beber Zawawi.

Pria yang sudah 50 tahun lebih, berkecimpung dipengurusan Golkar ini juga mengatakan, agar tidak membuat perpecahan ditubuh Partai Golkar, dirinya berharap keduabelah pihak patuh terhadap aturan Mahkamah Partai. Perihal tersebut ucap Zawawi, juga sudah pernah disampaikannya kepada kedua belah pihak.

“Kalaupun nanti hasilnya Tanhar ditetapkan sebagai Ketua, seluruhnya akan legowo. Tapi sekarang belum ada hak untuk mengklaim sebagai ketua, jadi itu sangat disayangkan. Ini harus disampaikan, agar publik, masyarakat, tahu bahwa kepengurusan yang diklaim Tanhar saat ini belum sah,” tegas Zawawi.

Baca Juga :   Soroti Tiga Balon Cabup Cawabup Muratara

Sementara, Heru, selaku pimpinan kecamatan di Kecamatan Mulak Sebingkai menuturkan, delapan Komcat yang suaranya dianggap tidak sah itu diantaranya, Kecamatan Pagar Gunung, Mulak Sebingkai, Mulak Ulu, Tanjung Tebat, Gumay Ulu, Pumi, dan Pajar Bulan.

“Saya tidak merasa menggandakan dukungan, hanya mendukung Ibu Sri Marhaeni. Sudah ke Mahkamah Partai dan ikut sidang. Mulai dari pengucapan permohonan, sidang jawaban, mediasi, dan kini sedang proses pembuktian,” tutur Heru.

Disisi lain sebelumnya, saat dibincangi media ini Senin (12/10) lalu, Tanhar mengatakan, hasil Musda X Partai Golkar yang berlangsung pada 3-4 Agustus lalu, menyatakan dirinya sudah ditetapkan sebagai pemenang.

“Secara De Facto kita sudah menang. Ini tinggal menunggu keputusan lalu pelantikan,” kata Tanhar Efendi dibincangi media ini disela meninggalkan Gedung DPRD Lahat, usai rapat dengar pendapat dengan masa dari BPD beberapa waktu lalu. (heru).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Anak Wagub Sumsel Kritik Perjalanan Dinas Ilyas Panji Alam

Indralaya, Detik Sumsel- Calon Bupati Ogan Ilir (OI) Nomor 1 Panca Wijaya Akbar yang merupakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Sumpah Pemuda