Detik
Petugas Jasa Raharja menunjukkan contoh STNK yang membayar pajak, Rabu (12/09).

Kendaraan Mati Pajak Tak Dapat Santunan Kecelakaan

Palembang, DetikSumsel – Jasa Raharja Sumatera Selatan (Sumsel) hingga Agustus 2018 telah membayarkan santunan kepada korban sebesar Rp 31.906.680.157. Jumlah ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun 2017 periode yang sama yakni Rp 21.100.364.410.

Hal ini dikatakan, Kepala Cabang Jasa Raharja Provinsi Sumatera Selatan, John Veredy Panjaitan melalui Kasubag Humas Rafie Nasser.

“Kenaikan jumlah santunan memang karena perubahan sejak Juni 2017 kemarin, sehingga ada kenaikan jumlah pembayaran santunan,” ujarnya, Rabu (12/09).

Jumlah tersebut diperuntukkan baik kepada ahli waris korban yang meninggal dunia,  korban luka-luka, cacat tetap, dan P3K.

“Untuk pembayaran di luar meninggal dunia atau penguburan, pembayaran langsung diberikan ke RS yang menangani korban secepat mungkin pasca terjadi kecelakaan. Untuk itulah, perlu melaporkan segera jika terjadi kecelakaan,” katanya.

Baca Juga :   Sempurnakan Kurikulum Lemhannas RI, Tim Evaluasi Sambangi Kodam II/Swj

Pihaknya juga mengingatkan pengguna kendaraan agar membayar pajak tepat waktu. Sebab jika tidak maka saat terjadi kecelakaan tidak akan mendapat santunan.

Pada STNK tertera Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Dengan membayar sumbangan ini, maka pengendara dilindungi dari kecelakaan dan inilah yang menjadi dasar bagi setiap pemilik kendaraan wajib membayar pajak kendaraan mereka.

“Jadi, aantunan untuk korban dibayarkan oleh si pemilik kendaraan, ini sesuai dengan UU 22 Tahun 2009. Setelah kewajiban pembayaran SWDKLLJ dan denda dibayarkan barulah JR bisa menyalurkan santunan ke korban,” ucapnya.

Baca Juga :   Tinjau Bandara, HD Minta Petugas Lebih Perketat Kedatangan Penumpang

Semua mengacu pada UU Nomor 34 Tahun 1964 Tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Lalu Lintas Jalan, bagi setiap orang yang mendapatkan akibat dari suatu kendaraan maka mendapatkan manfaat berupa santunan. Dikatakan, SWDKLLJ dibayar pemilik kendaraan bersamaan dengan membayar pajak kendaraan di Samsat.

Manfaatnya, dengan membayar SWDKLLJ otomatis pemilik kendaraan telah mengalihkan kerugian yang ditimbulkan pihak ketiga ke Jasa Raharja.

“Inilah pentingnya untuk pemilik kendaraan membayar pajak. Setiap pembayaran cek kolom SWDKLLJ. Kalau sudah jatuh tempo segera lunasi,” ujarnya. (May)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Maya

Avatar

Check Also

Bantu UMKM, BUMD Sumsel – Jatim Jajaki Kerjasama

Palembang, Detik Sumsel – Rapat pelaksanaan forum meeting Pemprov Sumsel dengan Pemprov Jawa Timur (Jatim) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *