Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Maulid Nabi Muhammad SAW
Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Keluhkan Sistem Parkir Dinas Pendidikan Bergaya Seperti di Mall
Suasana sistem parkir di kantor Dinas Pendidikan Kota Palembang.

Keluhkan Sistem Parkir Dinas Pendidikan Bergaya Seperti di Mall

Lipsus, Detik Sumsel – Sejak tahun 2017 kantor Dinas Pendidikan Kota Palembang yang beralamatkan di Jalan Srijaya KM 5 Palembang menerapkan sistem parkir seperti di mall dengan dibebankan biaya, hal inipun menuai kontra dari berbagai pihak, utamanya kalangan guru yang ingin mengurus kepentingan administrasi di kantor tersebut.

Diketahui, kantor Dinas Pendidikan Kota Palembang satu-satunya kantor pelayanan publik di lingkup Pemerintah Kota Palembang yang menerapkan sistem parkir seperti sistem parkir di mall tersebut, tak pelak kebijakan inipun menuai protes. Seperti yang diungkapkan salah satu guru SD di Palembang yang namanya enggan disebutkan, ia mengaku keberatan dengan sistem tersebut, padahal seharusnya Dinas Pendidikan Kota Palembang sebagai pelayan publik tidak menerapkan kebijakan itu.

Baca Juga :   Resmi, Nerius Alom Gabung Sriwijaya FC di Putaran Kedua Liga 2

“Ya, kalau mau urus-urus berkas kesini (Diknas Kota, baca) harus bayar parkir, kan harusnya gratislah, parkir di halaman kantor, masak ini dikenakan biaya parkir,” keluhnya.

Menurutnya, tidak sepantasnya Dinas Pendidikan menerapkan sistem parkir yang bergaya seperti sistem parkir di mall. “Masak setiap mau urusan ke Dinas Pendidikan ini harus menyiapkan biaya parkir terus, jadi kesannya seperti mau ke mall saja,” cetusnya.

Hal senada diungkapkan Elisa, salah satu orang tua murid di Palembang ini mengaku terkejut dengan sistem parkir yang diterapkan di Dinas Pendidikan Palembang. “Waktu itu saya mau urus berkas anak saya masuk sekolah, saya kaget lihat kantor Dinas Pendidikan ini parkirnya seperti di mall dan dikenakan biaya pula,” ungkapnya.

Baca Juga :   Kasus Covid-19 Lahat, Semuanya Impor

Lanjutnya, bayangkan saja setiap hari ada banyak orang yang datang ke kantor Dinas Pendidikan utamanya kalangan guru yang silih berganti berdatangan untuk mengurus kepentingan administrasi dan urusan lainnya, belum lagi ditambah kalangan masyarakat yang berkepentingan. “Yang jadi pertanyaan duit parkir ini diapakan, untuk apa. Bisa-bisanya untuk pelayanan publik malah dibebankan biaya lainnya,” cetusnya.(tim)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Betta Agri

Betta Agri

Check Also

Kapolda Sumsel Hadiri Peletakan Batu Pertama Rehab GOR di Lahat

Lahat, Detik Sumsel — Rencana rehab gedung olahraga M Hasan yang dibangun Kapolda Sumsel, Irjen …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Sumpah Pemuda