Iklan
Pemprov
Kepala Kemenang kota Palembang saat menyampaikan terkait pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid

Keluarkan SE Bersama, Pemkot dan Kemenag Palembang Izinkan Salat Ied di Masjid

Palembang, Detik Sumsel – Pemerintah kota Palembang bersama Kementerian Agama (Kemenag) kota Palembang menegaskan bahwa tidak ada larangan dalam pelaksanaan Salat Idul Fitri tahun ini di masjid. Namun terkait pelaksanaan, Pemkot dan Kemenag Palembang masih akan tetap memantau terkait kondisi zona di setiap wilayah di kota Palembang, baik dari tingkat Kelurahan, bahkan tingkat RT.

Tidak hanya itu saja, Pemkot dan Kemenag Kota Palembang juga telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Bersama Nomor 1/SEB/II/2021 dan Nomor 1222/SE./KK.06.05.02/HM.02/05/2021 terkait pelaksanaan Salat Idul Fitri dan Pelaksanaan Takbiran.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh
Kepala Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palembang, Deni Priansyah kepada awak media di Rumah Dinas Walikota Palembang, Jumat (7/05).

“Walikota tidak ada melarang akan pelaksanaan Salat Idul Fitri, tetapi hanya dihimbau untuk Salat di rumah ketikan kondisi wilayah RT masuk dalam kondisi zona merah Covid-19. Dan Bapak Walikota menyampaikan salat Idul Fitri dapat dilakukan di rumah masing-masing pada masa pandemi Covid-19 di zona merah,” kata Deni.

Baca Juga :   Upacara HUT RI ke-75 di Palembang Rencana Hanya Turunkan 4 Orang Paskibraka

Deni juga menjelaskan, setelah menerima Surat Edaran dari Menteri Agama Republik Indonesia, Nomor 7 Tahun 2021 serta telah dilakukannya musyawarah, Surat Edaran tersebut terfokus tentang pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 H. “Itu berbeda dengan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2021 yang mengatur tentang pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan,” jelasnya.

Deni juga mengatakan, bahwa telah dikeluarkan juga Surat Edaran (SE) bersama antara Pemerintah kota Palembang dan Kemenag kota Palembang Nomor 1/SEB/II/2021, Nomor 1222/SE./KK.06.05.02/HM.02/05/2021 tentang Panduan penyelenggaraan Salat Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah/2021 di saat Pandemi Covid-19.

“Secara umumnya ini untuk memberikan rasa nyaman kepada umat Islam dalam penyelenggaraan Salat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021,” ucapnya.

“Untuk Salat Idul Fitri di Wilayah RT dan Kelurahan yang mengalami tingkat penyebaran Covid-19 Zona Merah dan Orange, pelaksanaan agar tetap dilakukan di rumah,” tambahnya.

Sementara, terkait pelaksanaan takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri, Deni menyampaikan, bahwa pelaksanaan takbiran masih dapat dilaksanakan dengan ketentuan dilaksanakan secara terbatas.

Baca Juga :   Perbaikan Underpass Dikejar, Haryanto Inginkan Beroperasi Untuk Arus Mudik

“Artinya hanya pengurus masjid dan musala saja dan untuk takbiran keliling ditiadakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang dr. Fauzia, M.Kes menambahkan, bahwa pelaksanaan Salat Idul Fitri di masjid tersebut berlaku melalui penilai
Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

“PPKM Mikro itu penilaiannya di level RT. Kalau kita melihat di tingkat Kelurahan, memang di wilayah Kertapati itu kombinasi zona hijau dan kuning dan tinggat RT, Orange dan merah tidak ada disitu,” ujarnya.

Disampaikannya, terkait kondisi zona setiap wilayah, pihaknya akan kembali melakukan Update untuk minggu ke-18 tahun 2021.

“Update dilakukan perminggu, saat ini kita masih di minggu ke 17. Pada hari Sabtu, data akan kita input kembali dari wilayah Puskesmas, itu akan kita Update kembali untuk minggu ke 18. Jadi Hari senin nanti dapat kita lihat Update terbarunya,” pungkasnya. (Bet)

 

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Polda Sumsel Musnahkan 3,5 Kg Sabu Asal Aceh

Palembang, Detik Sumsel — Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel kembali memusnahkan barang bukti narkoba sabu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *