Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Palembang Kekurangan Air, Napi Dijatah Lima Liter Sehari untuk MCK dan Bersuci

Kekurangan Air, Napi Dijatah Lima Liter Sehari untuk MCK dan Bersuci

Tanggal : Pukul :
346
0
Kalapas Perempuan Kelas II A Palembang mengajak mengecek kondisi Lapas yang kekurangan air
Kalapas Perempuan Kelas II A Palembang mengajak mengecek kondisi Lapas yang kekurangan air.

Palembang, Detik Sumsel- Kekurangan air menjadi permasalahan serius di lembaga permasyarakatan (Lapas) perempuan kelas II A Palembang. Saking terbatasnya, narapidana yang menjadi warga binaan dijatah lima liter sehari.

“Itu sudah untuk mandi, cuci, kebelakang dan bersuci untuk wudhu,” kata Kalapas perempuan kelas II A Palembang Tri Anna Aryati kepada Detik Sumsel, Rabu (31/10).

Tri mengakui jumlah penghuni Lapas perempuan ini sudah over kapasitas. Saat ini terdata ada 499 penghuni plus dua bayi. “Sebenarnya kapasitas lapas ini hanya untuk 151 orang. Lebih dari separuh penghuni karena kasus narkoba,” ungkapnya.

Ia berharap pihak terkait termasuk pemerintah kota Palembang dapat memperhatikan kondisi kekurangan air ini. “Setidaknya dapat menambah kuota pembagian air setiap harinya, karena ini kebutuhan pokok, sehingga menjadi perhatian serius,” ungkapnya.

Masih menurut Tri, saat ini di Lapas sudah berlaku tap cash. Semacam e-money yang diterapkan untuk transaksi di koperasi. “Kami pastikan tidak ada uamg cash yang beredar di Lapas,” bebernya. “Uang ini juga bisa diisi oleh pihak keluarga dan ini pertama di Sumsel bekerjasa sama dengan BNI demi kemudahan dan keamanan dalam transaksi,” tutupnya. (Buy)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here