Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Almarhumah Inah Antimurti semasa hidupnya (sumber Facebook)

Keji, Pelaku Sempat Perkosa Korban Yang Sudah Meninggal

Palembang, Detik Sumsel — Motif pembunuhan dan pembakaran terhadap Inah Antimurti yang mayatnya dibakar didalam Springbed di Simpang II Sungai Rambutan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Minggu (20/1) lalu ternyata persoalan hutang piutang antara korban dan salah satu pelaku.

“Sejauh ini motif dari pembunuhan ini soal hutang, Motif sejauh ini karena utang. Untuk itu utang apa, yang jelas korban ada punya utang kepada salah satu pelaku Asri (DPO),” kata Kapolda Sumsel, Irejn Zulkarnain saat rilis di Bhayangkara, Rabu (23/1/2019).

Dijelaskan Zulkarnain, korban dihabisi pelaku Asri (30) disalah satu rumah kontrakan jalan lintas Prabumulih-Indralaya, Muaraenim hari Sabtu (19/1) malam minggu sekitar pukul 22.00 WIB. Kelima pelaku sempat mengkonsumsi sabu yang diikuti oleh korban.

Baca Juga :   Pergantian Malam Tahun Baru di OKI Diisi dengan Kegiatan Keagamaan

Untuk membuang korban setelah dibunuh Asri mengajak empat orang diantaranya Abdul Malik (21), Feriyanto (25) dan dua anak-anak, YG (16) dan FB (16). Sebagai imbalan Asri mengajak pelaku mengkonsumsi sabu secara gratis.

Setelah mengkonsumsi sabu, kelima pelaku memasukkan korban ke dalam karung dalam kondisi telanjang bulat.

“Waktu korban saya masukan kedalam karung korban tidak memakai baju, Waktu itu Inah sama Asri habis main di kontrakan,”kata Abdul Malik.

Tidak hanya Asri, Abdul Malik juga sempat memperkosa korban yang sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Saya sempat pegang dadanya dan masukan anu saya kekemaluan korban saat itu korban sudah meninggal,”akunya.

Baca Juga :   Akhirnya Minda Pelaku Penggelapan Uang Perusahaan Resmi Ditahan

Diketahui, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan, Minggu (20/1) di Desa Sungai Rambutan, Ogan Ilir. Saat ditemukan, kondisinya tidak lagi utuh.

Adapun ciri-cirinya antara 17-20 tahun dan belum lama dibakar. Dileher dan tangannya ada jeratan kawat. Dikuping dan tangannya polisi menemukan antingan dan jam tangan.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Fauzi

Avatar

Check Also

Masuk ke Museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, Pengunjung Wajib Memakai Masker

Palembang, Detik Sumsel — Pengelola museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) yang terletak di Jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *