Iklan

Detik
Pemprov
Kejayaan Sriwijaya Erat dengan Kebudayaan Masyarakat Banyuasin
Kejayaan Sriwijaya Erat dengan Kebudayaan Masyarakat Banyuasin

Kejayaan Sriwijaya Erat dengan Kebudayaan Masyarakat Banyuasin

Pangkalan balai, DetikSumsel – Penemuan situs pecahan kapal Sriwijaya di Desa Sumirejo Mariana BAI Kabupaten Banyuasin dan penelitian oleh pusat arkeologi Indonesia beberapa tahun lalu menunjukkan bahwa kejayaan Sriwijaya memiliki hubungan erat dengan kebudayaan masyarakat Kabupaten Banyuasin, dimana luas wilayah Kabupaten Banyuasin didominasi oleh daerah aliran sungai (DAS) yang merupakan jalur transportasi utama kerajaan Sriwijaya dimasa lalu. Selasa (04/02)

Menurut Bupati Banyuasin H Askolani melalui kepala bappeda litbang Erwin Ibrahim, Gerbang transportasi utama kerajaan Sriwijaya bermuara di aliran sungai dan laut sungai Musi yang saat ini masuk diwilayah Kabupaten Banyuasin sampai ke sungai Musi Kota Palembang, oleh karena itu kemungkinan peninggalan sejarah itu sangat mungkin ada diwilayah Kabupaten Banyuasin.

Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan Melayu yang berada di pulau Sumatera serta memiliki pengaruh besar terhadap Nusantara. Daerah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya yang meliputi Kamboja, Thailand, Semenanjung Malaya, bahkan hingga Pulau Jawa ini membuat nama Kerajaan Sriwijaya dikenal di seluruh Nusantara.

Baca Juga :   Tetapkan Zona Integritas, Marcos : Kami Berkomitmen Berikan Pelayanan Bebas Korupsi

Tidak hanya dari Nusantara saja, akan tetapi juga kerajaan ini dikenal hingga ke mancanegara. Dengan adanya keberadaan situs pecahan kapal Sriwijaya di banyuasin ini membuka peluang bangkitan budaya yang tentunya diharapkan dapat memiliki nilai jual terhadap khazanah budaya Sumatera selatan dan indonesia ini.

Kondisi situs tersebut dibawah pengawasan dan otoritas pusat arkeologi nasional yang tentunya kita berharap dapat dikoordinasikan dengan lembaga tersebut untuk di eksploitasi guna pembangunan budaya untuk pemberdayaan masyarakat dan menjadi bangkitan wisata masyarakat Banyuasin. ” Selain itu kami dibantu beberapa Multipihak salah satu nya yayasan Tandipulau akan membuat kajian dan mengangkat ikon kapal Sriwijaya sebagai ikon Pemkab Banyuasin sebagai pintu gerbang kejayaan Sriwijaya, “terang Mantan Kadis Kominfo Banyuasin ini.

Baca Juga :   Denda 250 Ribu atau Kurungan 3 Hari

Ikon tersebut dapat dikaji dan dipertimbangkan sebagai khazanah budaya Kabupaten Banyuasin dan perlu ditindaklanjuti dalam bentuk kajian ilmiah dalam waktu sesingkat singkatnya agar budaya Jabupaten Banyuasin dapat terangkat dan menjadi nilai jual pemberdayaan masyarakat Banyuasin. Bappeda litbang Kabupaten Banyuasin dalam waktu dekat akan mengundang OPD dan stakeholder terkait untuk melakukan FGD mengenalkan dan mengkaji secara detail dan mengajak multipihak terlibat bersama sama mengupas sejarah kejayaan Sriwijaya di Kabupaten Banyuasin.

Diharapkan kedepan ikon kapal tersebut akan didesain dalam bentuk museum budaya yang terintegrasi yang menceritakan sejarah Sriwijaya, sejarah budaya Nanyuasin, pemerintahan banyuasin sampai budaya seni, pendidikan, pertanian dan seluruh potensi Banyuasin. (Rel)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Faz Detik Sumsel

Avatar

Check Also

Safari Ramadhan di Desa Cendana, Bupati Askolani Bantu Mesin Genset dan Bedah Rumah

Pangkalan Balai, Detik Sumsel- Bupati Banyuasin H Askolani didampingi Wabup H Slamet memulai rangkaian safari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *