Beranda Advertorial Kecamatan Buay Madang Timur Menjadi Pemenang STQ Ke-8 OKU Timur

Kecamatan Buay Madang Timur Menjadi Pemenang STQ Ke-8 OKU Timur

Tanggal : Pukul :
314
0
Panitia Seleksi Tilawatil Quran (STQ) menyerahan Tropy Bergilir Kepada Pemenang
Panitia Seleksi Tilawatil Quran (STQ) menyerahan Tropy Bergilir Kepada Pemenang

Martapura, Detik Sumsel- Panitia seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke- 8 tingkat Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur telah mengumumkan pemenang  juara umum yakni Kafilah dari kecamatan buay madang timur yang telah meraih juara umum,acara penutupan STQ  tersebut berlangsung di Masjid Raya OKU Timur, Kecamatan Martapura, Kamis (21/2/2019).

Yang mana juara sebelumnya diraih Kecamatan Semendawai Timur,pada acara penutupan STQ ke-8 OKU Timur dihadiri oleh Forkominda, Staf Ahli dan beberapa kepala OPD dan tamu udangan lainnya

Dari beberapa cabang lomba Kecamatan Buay Madang Timur meraih nilai 22. Posisi kedua ditempati Kecamatan Madang Suku III dengan nilai 16, disusul Kecamatan Semendawai Timur dengan raihan nilai 15. Sedangkan tuan rumah Kecamatan Martapura menduduki peringkat keenam dengan raihan nilai 6.

Bupati OKU Timur HM Kholid MD melalui kepala Bagian Kesra Setda OKU Timur, Solehan menutup acara tersebut. Ia menyampaikan selamat kepada pemenang.

 

“Semoga dalam menghadapi STQ Propinsi perwakilan OKU Timur bisa berhasil lebih baik dan mendapatkan nilai terbaik,” pesan Solehan.

Kemudian ketua panitia STQ Solehan menjelaskan bahwa seleksi tersebut sudah dilaksanakan selama tiga hari yang dibuka oleh Bupati OKU Timur HM Kholid MD pada Selasa (19/2/2019) kemarin di mulai tanggal 19-21 Februari di Masjid Raya OKU Timur Desa Kotabaru Selatan martapura

 

“Sebanyak 200 peserta mengikuti acara STQ yang berasal dari berbagai wilayah di OKU Timur,dalam acara ini STQ melombakan empat cabang masing-masing Tilawatil Quran, Hifzil Quran, Tafsir Quran, dan Musyabaqoh hadits nabi.”Jelasnya

Dikatakan bupati OKU Timur Kholid Mawardi pada sambutannya selasa kemarin Bupati OKU Timur Kholid Mawardi meminta kepada seluruh peserta agar menjadikan kegiatan tersebut sebagai syiar agama sehingga masyarakat yang beragama Islam namun belum menjalankan perintah dan larangannya bisa lebih taat dengan adanya kegiatan tersebut

“Jadikan juga kegiatan ini sebagai pendalaman dalam ilmu agama untuk mempererat persaudaraan dalam perbedaan karena perbedaan adalah Rahmat dan jangan sampai perbedaan dijadikan sebagai alat untuk permusuhan,” katanya. (rdn/Adv)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here