Iklan

Detik
Pemprov
Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda saat menghadiri Peresmian Gedung dan Pelayanan UDD PMI Provinsi Sumsel

Kebutuhan Darah di Palembang Mencapai 5 Ribu Kantong Perbulan

Palembang, Detik Sumsel – Meskipun stock darah dinilai cukup hingga saat ini, namun kebutuhan darah untuk kota Palembang saat ini mencapai 5 ribu kantong dalam satu bulannya. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda saat menghadiri Peresmian Gedung dan Pelayanan Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Selatan di Jalan Sukajaya KM 5,5 Kelurahan Sukabangun Kecamatan Sukarami, Palembang (Belakang Rumah Sakit Mata).

“Sekarang ini untuk kebutuhan darah sendiri di kota Palembang sudah 5 ribu kantong per bulan. Selamat atas peresmian Unit Donor Darah (UDD) PMI Provinsi Sumatera Selatan oleh ibu Febrita, paling tidak nanti kita bisa terus bersinergi untuk membantu masyarakat kota Palembang, yaitu memenuhi kebutuhan darah,” kata Fitri, Rabu (30/09).

Baca Juga :   Bakal Dilaunching Bulan Maret, Deputi Menpan RB Sebut MPP Palembang Terlengkap

Ketua PMI kota Palembang itu juga mengharapkan bantuan dari banyak pihak dalam memenuhi kebutuhan darah tersebut, meskipun stock darah saat ini masih dinilai cukup untuk kebutuhan masyarakat kota Palembang.

“Alhamdulillah sampai dengan sekarang, stock darah di PMI kota Palembang ini cukup, akan tetapi kita membutuhkan dukunganlah dari seluruh masyarakat khususnya dari PMI Provinsi supaya bisa bersama-sama dengan kami untuk mencukupi kebutuhan donor darah,” harapnya.

“Kalau seandainya tidak dibantu, dalam arti disuport oleh banyak pihak, tentu kita akan mengalami kesulitan,” tambahnya.

Wakil Walikota Palembang dua periode itu juga menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak khawatir dalam melakukan pendonoran darah.

Baca Juga :   Wagub Harap DPD IWAPI Berperan Menekan Angka Kemiskinan di Sumsel

Ia menjelaskan, bahwa PMI memiliki
standar Protokol Kesehatan yang cukup mempuni guna mendapatkan darah yang memang dinilai sehat untuk digunakan ataupun dalam proses pendonoran itu sendiri.

“Sebelum mendonorkan darah kan ada tes kesehatan terlebih dahulu dengan sekian detil, bahkan nantinya setelah darah itu diperiksa, pendonor inu sudah bagus diambil darahnya, nanti juga ada proses lanjutan agar darah ini bebas dari segala macam penyakit dan sehat untuk penerima. Mari kita donorkan darah setiap dua bulan sekali, karena sehat bagi pendonor dan menyelamatkan bagi yang membutuhkan,” tungkasnya. (Ril/Bet)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Betta Agri

Betta Agri

Check Also

Antusias Masyarakat Palembang Belajar Seni Melipat Tanjak dan Cara Pembuatan Gandik

Palembang, Detik Sumsel — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel bekerjasama dengan Kerukunan Keluarga Palembang (KKP) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *