Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Maulid Nabi Muhammad SAW
Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Proses pemadaman api di Lereng Bukit Besar yang dilakukan dengan manual. Foto Heru / DS

Kebakaran di Lereng Bukit Besar Belum Padam

# Pemadaman Hanya Gunakan Cara manual

Lahat, Detik Sumsel — Hampir 24 jam sudah, Lereng Bukit Besar yang berada di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat, dilalap si jago merah. Tim pemadam dari BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, dan warga, sejak Jumat petang (28/9) sekitar pukul 18.00 WIB, hingga saat ini terus berjuang memadamkan api.

Kini lebih dari lima hektar semak belukar, yang berada diatas bukit dengan ketinggian sekitar 1.700 MDpl itu, sudah ludes terbakar. Kondisi geografis perbukitan, cuaca panas dan angin yang kencang. Ditambah sulitnya akses mendapatkan air disekitar titik api. Jadi pemicu sulitnya proses pemadaman.

Baca Juga :   Seminggu Menghilang, Laila Akhirnya Kembali ke Pangkuan Ibunya

Kepala Manggala Agni Daops Lahat Candra Irfansyah. S.Hut, melalui Kour Pencegahan, Andi Setiawan menuturkan, hingga kini tim gabungan masih berjibaku memadamkan api tersebut. Tim terpaksa berupaya memadamkan api dengan cara manual. Dengan cara api digebukin menggunakan daun hidup, supaya api tidak makin menjalar dan membesar.

“Hingga saat ini api masih belum bisa dipadamkan. Tim gabungam masih berada di kawasan bukit menyisir keberadaan titik api. Kita tidak bisa ambil resiko lebih, yang berada di tepi jurang terpaksa tidak bisa kita padamkan,” tutur Andi Setiawan, Sabtu (29/9).

Baca Juga :   Bupati Muba, Segera Realisasikan Program JPS untuk Warga Terdampak Covid-19

Dikatakan Adi, tim sendiri mengalami kesulitan dalam melakukan pemadaman. Selain tidak adanya sumber air, lokasi lahan yang terbakar berada dipuncak dan lereng bukit. Medan yang sulit ditambah rawan longsor membuat tim tidak bisa bergerak cepat, dan hanya mampu mematikan titik api yang terjangkau.

“Angin yang kencang picu api jadi cepat merembet ke lahan lain. Tim akan terus stanbay di lokasi, guna lakukan pemadaman dan pencegahan api menjalan ke perkebunan warga,” katanya. (heru).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Perusahaan Wajib Lapor Keluar Masuk Karyawan

Lahat, Detik Sumsel — Perusahaan batubara rupanya masih jadi klaster terbesar, penyumbang pasien terkonfirmasi positif …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Sumpah Pemuda