Detik
Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad oleh Kelaurga Besar Serumpun Melayu di Kediaman Ir H Sujarwoto Komplek Pusri Sukamaju, Kenten Palembang, Selasan (20/11)

KBSM Teladani Nabi dengan Jalin Silaturahmi

Palembang, Detik Sumsel- Masyarakat perantauan asal Medan yang tergabung dalam Keluarga Besar Serumpun Melayu (KBSM) Sumsel menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kediaman Ir H Sujarwoto, komplek Pusri Sukamaju, Kenten, Selasa (20/11).

Kegiatan peringatan hari besar Islam (PHBI) ini selain menteladani Nabi, juga sebagai wujud silaturahmi. “Kegiatan hari besar keagamaan ini dalam rangka mempererat tali silaturahmi antar sesama perantauan orang Medan di Palembang,” kata anggota KBSM, Sujarwoto.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumsel ini menjelaskan, KBSM Sumsel setiap bulannnya mempunyai agenda rutin arisan. Jika bertepatan dengan PHBI, maka digelarlah juga pengajian dan ceramah agama. “Memang ini menjadi wadah untuk kegiatan sosial, memberikan bantuan kepadan anak yatim, yang tidak mampu berupa uang maupun sembako,” ungkapnya.

Baca Juga :   Siswanto "Tumbang" Lawan Persis Solo, Absen 2 Pekan

Sementara itu, ketua Panitia Maulid Nabi KBSM, Bruri mengatakan, ada sekitar 150 KK yang tergabung dalam KBSM. Perkumpulan ini bertujuan berbagai kegiatan akan mengobati rasa rindu keluarga yang jauh di Medan. “Makanan yang disajikanpun khas Medan, silaturahmi dan berbagi cerita sesama perantauan di Bumi Sriwijaya,” tuturnya.

Sementara itu, penceramah Letkol H Sofyan Sinaga mengingatkan umat muslim untuk menteladani nabi Muhammad baik dalam sikap, sifat dan ucapan. “Nabi Muhammad adalah rahmat dan diturunkan misi utamanya untuk menyempurnakan akhlak, karenanya kita harus benar-benar dapat meneladaninya sebagai uswatun hasanah,” ajaknya (Buy) 

Baca Juga :   Kebakaran Hebat Terjadi Didekat Rumah Orang Tua Kapolri
H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Red

Avatar

Check Also

Kesadaran Warga Terapkan Prokes Menurun

Lahat, Detik Sumsel — Kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan seperti menggunakan masker, terpantau kian mengendor. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *