Pemprov
Kasus Pembangunan Pagar Makam Kembali Seret Tiga Tersangka
Rendi/Detik Sumsel - Tampak Pihak Kejari Pagaralam Saat menggelandang Tiga Tersangka Kasus Korupsi Pagar Makam Ke mobil tahanan.

Kasus Pembangunan Pagar Makam Kembali Seret Tiga Tersangka

Pagaralam, Detik Sumsel – Lanjutan perkara kasus korupsi pembangunan pagar makam tahun anggaran 2017 Kota Pagaralam terus berlanjut. Kejaksaan Negeri Pagaralam kembali menetapkan tiga orang tersangka baru pada Selasa (21/7).

Ketiga tersangka, yaitu insial F selaku konsultan pembangunan makam, tersangka K dan T yang keduanya merupakan pihak ketiga atau pemborong pembangunan pagar makam tersebut.

“Ya hari ini kita kembali menetapkan sekaligus menahan tiga tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pembangunan pagar makam tahun anggaran 2017,” kata Kajari Kota Pagaralam, M Zuhri SH didampingi Kasi Pidsus, Willy SH.

Baca Juga :   Walikota : Besemah Expo Tampilkan Capaian Kota Pagaralam Selama 18 Tahun

Kajari mengungkapkan, penahanan tersangka dilakukan selama 20 hari di Rutan Pagaralam.

“Penahanan ini merupakan penahanan di tingkat penyidikan dan bila ada permintaan dari penyidik ke Jaksa Penuntut Umum maka masa penahanan akan diperpanjang,” katanya.

Dikatakannya, penahanan seorang tersangka ada dua alasan yakni subjektif dan objektif. Untuk subjektif karena tersangka dikhawatirkan melarikan diri, akan merusak barang bukti, dan akan mengulangi perbuatannya. Untuk alasan obyektif perkara ini ancamannya di atas lima tahun penjara.

Sebelumnya beberapa waktu lalu, Kejari Pagaralam sudah menetapkan dua tersangka, yaitu S yang merupakan mantan Kepala Dinas Sosial Kota Pagaralam dan D yang merupakan PPTK dari proyek tersebut.

Baca Juga :   Gotong Royong Buat Pondok Demi Siswa Belajar Daring

“Saat ini sudah ada lima tersangka yang kita tahan karena sebelumnya sudah dua tersangka yang lebih dulu ditahan,” katanya.

Kelima tersangka ini ditahan terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan pagar makam pada Dinsos Pagaralam tahun anggaran 2017 dengan 43 paket proyek sebesar Rp 6,977 Miliar, dengan kerugian negara sebesar Rp 697 Juta. (Rendi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Rendi Pagaralam

Avatar

Check Also

Yakini Bupati dan Wabup Terpilih Mampu Majukan Ogan Ilir

Indralaya, Detik Sumsel- Wakil Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel), Mawardi Yahya percaya Bupati Ogan Ilir dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *