Pemprov
Syahril Nasution adik kandung Sertu Risdan Terpidana kasus migas saat diserahkan Ke Rutan Pakjo oleh Pihak kejaksaan. Foto: Istimewa
Syahril Nasution adik kandung Sertu Risdan Terpidana kasus migas saat diserahkan Ke Rutan Pakjo oleh Pihak kejaksaan. Foto: Istimewa

Kasasi Ditolak, Mantan BOS Minyak Di eksekusi Jaksa Ke Bui

Palembang, Detik Sumsel,- Sejak ditetapkannya putusan kasasi oleh Mahkamah Agung 2016 silam oleh ketua majelis hakim Prof. Dr. Surya Jaya, S.H. M.Hum., Syahril Nasution alias Dedek bin Uspan terpidana kasus migas Adik dari Sertu Risdan (berkas terpisah) Akhirnya di ringkus Pihak kejaksaan Gabungan, Dari Kejagung, Kejati Sumsel dan Kejari Palembang. Kamis malam, (14/03) pukul 22.00 WIB.

Syahril diringkus Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumsel bersama dengan tim Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri Palembang di kediamannya Jln. Kerikil II Kebun Bunga, Kec. Sukarami, Kota Palembang tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Rutan Klas 1 Pakjo.

Syahril Nasution merupakan terpidana dalam perkara tindak pidana “Turut Serta Melakukan Penyimpanan Bahan Bakar Minyak Tanpa Ijin Usaha Penyimpanan” sebagaimana ketentuan pasal 53 huruf c UU Nomor 2 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP dan berdasarkan Putusan MA Nomor 456 K/PIDSUS/2015 tgl 9 Februari 2016, dituntut oleh JPU Jefri SH selama penjara 3 (tiga) tahun dengan perintah segera ditahan dan membayar denda sebesar Rp. 2.000.000.000,- (dua milyar rupiah) subsidair 6 (enam) bulan kurungan dengan barang bukti berupa 167 Drum dan sebagainya dari item ke satu hingga item 32 dirampas untuk negara kemudian dijatuhi pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan dan denda Rp. 500.000.000,00 (Lima Ratus Juta Rupiah) subsider 2 (Dua) bulan kurungan oleh PN Klas 1 A khusus Palembang diketuai Ali Maki SH MH sebelum akhirnya menempuh Upaya hukum ketingkat PT dan MA dengan hasil menguatkan Putusan PN.

Baca Juga :   Hutan Gundul Disinyalir Terjadinya Bencana Banjir dan Longsor

Kasipenkum Kejati Sumsel Hotma Hutajulu SH menerangkan bahwa terhadap terpidana Syahril Nasution sebelumnya telah dilakukan pemanggilan secara patut sebanyak 3 (tiga) kali namun yang bersangkut tidak memenuhi panggilan tersebut dengan alasan yang sah, hingga akhirnya diamankan oleh tim gabungan dan dibawa ke Rutan Pakjo Palembang untuk menjalani hukuman,”Benar sudah kita lakukan eksekusi, yang bersangkutan sudah ada di Rutan Pakjo untuk menjalani Hukumannya,” Terang Hotma singkat, Jumaat (15/03).

Diketahui bahwa Terpidana Sudah Nasution baik sendiri-sendiri ataupun bersama-sama dengan Sertu Risdan Nasution (disidangkan tersendiri pada Peradilan Militer) pada waktu dan tempat sebagaimana dalam dakwaan Jaksa, telah menyimpan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 dan tidak dilengkapi izin penyimpanan. Perbuatan Terdakwa Bermula dari saksi Risdan Nasution yang merupakan kakak kandung Terpidana Syahril Nasution seorang anggota TNI-AD, dimana yang bersangkutan tidak diperbolehkan untuk berbisnis sehingga saksi Risdan Nasution membuatkan Kuasa Direktur untuk perusahaannya yaitu PT Agung Pratama Sriwijaya (PT APS) kepada  Terpidana Syahril, dengan Kuasa Direktur N.53 tertanggal 20 Oktober 2009 pada Notaris AHMAD MAKAWI, S.H.

Baca Juga :   Peringati Sumpah Pemuda, PDIP Palembang Gelar Parade Seniman dan Pembacaan Ikrar

PT APS diketahui berdiri sejak tanggal 08 Januari 2008 bergerak dalam bidang usaha transportir dengan pengertian sebagai jasa angkutan BBM Solar non subsidi untuk industri.

Namun dalam kenyataannya pada waktu dan tempat sebagaimana disebutkan di atas, saat ada pemeriksaan mendadak di Kantor PT APS dan PT Musi Sarana Energi (PT MSE) yang merupakan tim gabungan dari Tim Satgas BPH Migas yang terdiri dari PPNS BPH Migas, Mabes TNI, Bareskrim Polri, BA Intelkam Polri dan Baharkam Polri dengan tujuan untuk melakukan pengawasan, penyelidikan, penindakan dan penyidikan terhadap dugaan adanya penyalahgunaan pendistribusian BBM terutama BBM bersubsi diwilayah Propinsi Sumatera Selatan, sebelum akhirnya dilakukan pengecekan dan ditemukan adanya penimbunan ber ton- ton solar sehingga menyebabkan kelangkaan di wilayah Sumsel dan sekitarnya.(vot)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Poetra

Avatar

Check Also

Kepergok Saat Beraksi, Pencuri Kotak Amal Ditangkap Warga

Palembang, Detik Sumsel — Polsek Sukarami kembali mengamankan pelaku pencurian kotak amal di masjid Istiqomah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *