Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Karyawan Terpapar COVID-19, PT Hindoli Setop Operasional Pabrik
Foto: Net

Karyawan Terpapar COVID-19, PT Hindoli Setop Operasional Pabrik

Sungai Lilin, Detik Sumsel – Adanya beberapa karyawan pabrik PT Hindoli yang terpapar COVID-19 membuat pihak perusahaan menyetop aktifitas pabrik.

Diketahui, PT Hindoli merupakan perusahaan yang bergerak pada perkebunan sawit di Sungai Lilin Musi Banyuasin Sumatra Selatan. Dalam keterangan pers yang diterima detiksumsel.com, Cargill mengonfirmasi adanya karyawan Cargill di fasilitas Sumatra Selatan telah dinyatakan positif COVID-19.

“Perhatian utama kami adalah kesejahteraan rekan-rekan kami, dan kami memberikan dukungan penuh kepada karyawan kami yang tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat. Untuk menghormati privasi karyawan dan mematuhi peraturan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kami tidak dapat mengungkapkan informasi lebih lanjut,” tulis Presiden Direktur PT Hindoli Ong Kee Chau.

Baca Juga :   Banyak Kerikil, Liku Lematang Ancam Pengendara

Dikatakan, pihaknya telah melakukan segala tindakan pencegahan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan para karyawan kami.

“Prioritas kami adalah mencegah dan meminimalkan penyebaran virus melalui pendidikan, praktik kebersihan yang baik, pemakaian masker, dan menjaga jarak antara satu orang dengan yang lainnya,” imbuhnya.

“Kami bekerja sama dengan otoritas kesehatan setempat untuk memastikan protokol pencegahan, pengujian, pembersihan, dan karantina yang tepat diikuti,” tambahnya.

Lanjutnya, nenanggapi hal tersebut kegiatan operasional pabrik PT Hindoli di Sungai Lilin saat ini ditutup sementara untuk disinfeksi dan sterilisasi serta tindakan karantina yang menyeluruh. “Kami berencana memulai kembali kegiatan operasional kami pada 20 Juli 2020,” bebernya.

Baca Juga :   Lagi Pulas Tertidur, Api Melalap Rumah Syarifudin

Ia menjelaskan, di seluruh lokasi operasional di Indonesia, pihaknya akan terus memberlakukan karantina wajib selama 14-hari untuk karyawan dan kontraktor yang mungkin terpapar COVID-19, termasuk karyawan dan kontraktor yang mungkin memiliki riwayat kontak dengan karyawan yang telah dinyatakan positif.

“Dalam menangani pandemi COVID19, kami telah mengambil tindakan pencegahan tambahan untuk mendukung karyawan kami dan menjaga keselamatan semua orang di fasilitas produksi kami, termasuk pengecekan suhu tubuh, pembersihan dan sanitasi, optimalisasi kebijakan pengunjung dan perjalanan, menjaga jarak antara satu orang dengan yang lainnya, dan memberlakukan fleksibilitas shift kerja agar kegiatan operasional utama tetap berjalan,” pungkasnya. (Edy)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Edy Parmansyah

Avatar

Check Also

PWI Sumsel  Sukses Diskusi Terkait Pilkada Ditengah Pandemi Covid-19

Palembang, Detik Sumsel – Ketua KPU Sumsel Dra Kelly Mariana, Komisioner Bawaslu Sumsel Junaidi, Komandan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *