Detik
Pemprov
Karantina 1x24 Jam Dinilai Merupakan Bentuk Edukasi yang Tepat
Rapat penanganan dampak Covid-19 di kota Palembang (Foto : Diskominfo)

Karantina 1×24 Jam Dinilai Merupakan Bentuk Edukasi yang Tepat

Palembang, Detik Sumsel – Melalui rapat penanganan dampak Covid-19 yang saat ini terjadi, Instruksi Walikota Palembang nomor I/2020/ Tentang Peningkatan Pengendalian Pencegahan dan Penanganan Penularan Covid-19 di kota Palembang hari resmi diberlakukan.

Hal tersebut disampaiakan Walikota Palembang, H. Harnojoyo usai kegiatan rapat di Rumah Dinas Walikota, Jalan Tasik Palembang, Kamis (30/04).

“Setelah dilakukan rapat dan diberlakukan pada hari ini, maka hari ini langsung kita berikan sanksi karantina selama 1×24 jam di Asrama Haji kepada masyarakat yang tidak mengindahkan,” kata Harnojoyo.

Baca Juga :   Sejumlah Kecamatan di OKI Terancam Terisolir

Menurut Harnojoyo, sanksi tersebut merupakan sanksi yang tepat dalam memberikan efek jerah kepada masyarakat.

Sementara itu, Kapolresta Palembang Kombes Pol. Anom Setyadji, S.I.K., menyampaikan bahwa terkait sanksi yang akan diterapkan pada hari ini merupakan sanksi yang lebih bersifat edukasi. “Dengan pengenaan pemaksaan badan seseorang minimal selama 1×24 jam,” jelasnya.

Untuk penindakan sendiri, Kombes Pol. Anom menjelaskan, bahwa para petugas gugus tugas yang menemukan pelanggar di area publik akan lakukan penjemputan paksa untuk dibawa ke Asrama Haji dan diberikan edukasi.

Baca Juga :   Berikan Pelatihan, 130 Kades Diingatkan Penggunaan Dana Desa

“Ini sifatnya sebenarnya lebih mendidik, meskipun payung-payung hukum sudah menjelaskan bahwa sanksi pidana juga bisa dikenakan,” tungkasnya. (bet)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Betta Agri

Betta Agri

Check Also

Dodi Reza Bantu Alat dan Kostum Drumband MA Raudhatun Nasihin 

Sekayu, Detik Sumsel – Senyum sumringah dan raut wajah bahagia tampak jelas dari Kepala Madrasah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *