Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Manajer Humas PT Pusri Soerjo Hartono

Kapal Pengangkut Pupuk Karam di Sungai Musi, Ini Tanggapan PT Pusri

Palembang, Detik Sumsel — Terkait karamnya kapal Cargo Ceria 8 bermuatan pupuk curah di perairan Sungai Musi depan pabrik es Assegaf Kelurahan 16 Ulu di tanggapi PT Pusri melalui Manajer Humas PT Pusri Soerjo Hartono.

Soerjo Hartono mengatakan kapal Ceria 8 sandar di Dermaga II Pusri pada 12 Agustus 2020 pukul 12.00 WIB lalu sebelum diisi atau loading pupuk curah palka kapal terlebih dahulu dilakukan survey kelayakan dan kebersihan oleh pihak surveyor.

“Setelah dinyatakan aman tidak ada air di dalam palka baru layak untuk dimuat kemudian dilakukan loading urea curah ke palka kapal,”katanya kepada wartawan.

Baca Juga :   Izin Kadaluarsa, ARPA Disegel Pol PP

Lalu proses muat pupuk urea curah non subsidi dimulai pada pukul 16.35 – 22.10 WIB. Selanjutnya, Kapal Ceria 8 lepas dari Dermaga Pusri pada 13 Agustus 2020 jam 08.45 WIB. Kapal berlabuh ke tengah Sungai Musi menunggu jadwal keberangkatan yang sudah direncanakan.

“PT Pusri menerima informasi dari PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) sebagai penyewa Kapal Ceria 8 Bahwa kapal bermuatan 1000 ton yang secara spesifik mengangkut 944,903 ton pupuk urea curah non subsidi tersebut tenggelam pada tanggal 14 Agustus 2020 pukul 02.00WIB. Kondisi semua crew dalam keadaan selamat,”bebernya.

Untuk penyebab dari karamnya Kapal Ceria 8 masih dalam penyelidikan oleh PT Pilog. Pusri terus melakukan koordinasi dengan Pilog untuk mengupdate informasi terkait kejadian ini.

Baca Juga :   Kepsek dan Waka SMK Negeri 3 Meninggal Dunia, Aktifitas Sekolah Tetap Daring dan WFH

“Untuk tanggung jawab dari muatan pupuk urea curah yang sudah diserahkan ke pihak kapal bukan menjadi tanggung jawab PT Pusri lagi, tetapi menjadi kewenangan pihak ketiga,”katanya lagi.

PT Pusri mengklaim semua proses loading pupuk sudah sesuai dengan prosedur, dan kapal telah lepas dari dermaga Pusri sehari sebelum kejadian. Perlu diketahui Pupuk Urea yang tumpah ke Sungai Musi akan terhidrolis/ larut dalam air dan tidak membahayakan biota air.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

PWI Sumsel  Sukses Diskusi Terkait Pilkada Ditengah Pandemi Covid-19

Palembang, Detik Sumsel – Ketua KPU Sumsel Dra Kelly Mariana, Komisioner Bawaslu Sumsel Junaidi, Komandan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *