KPU Sumatera Selatan

Kalah Lagi, Upaya SFC Lolos Degradasi Makin Berat

0
1264
Bek sayap Sriwijaya FC Marckho Sandy Meraudje berusaha melewati hadangan pemain bertahan PS.TIRA. (Istimewa)

Palembang, Detik Sumsel-Upaya Sriwijaya FC untuk keluar dari zona degradasi semakin berat, setelah menelan kekalahan 3-0 atas tuam rumah PS. TIRA dalam lanjutan kompetisi Liga 1 pekan ke-31, Sabtu (17/11) sore di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Hasil negatif ini membuat Laskar Wong Kito makin tertekan dan terancam turun ke kasta kedua kompetisi sepakbola di tanah air. Apabila tidak mampu memanfaatkan tiga laga sisa terakhir melawan Persija (tandang), Mitra Kukar (kandang) dan Arema FC (tandang).

Pasalnya, meski kekalahan ini membuat posisi SFC naik satu strip ke posisi 14 klasemen sementara dengan koleksi 36 poin, berkat keunggulan produktivitas gol memasukkan dan kemasukan atas Mitra Kukar dan PS.TIRA yang memiliki poin sama.

Namun SFC tetap membutuhkan tambahan minimal 6 agar bisa aman dari degradasi. Apalagi selisih poin dengan Perseru Serui di posisi 17 hanya terpaut 1 poin dan PSMS Medan sebagai juru kunci hanya selisih 2 poin. Itu artinya, SFC wajib memenangkan dua dari tiga laga terakhir yang akan dijalani.

Baca Juga :   Kondisi Membaik, Jalilov Siap Tampil Hadapi PSMĀ 

Terkait hasil ini, Pelatih SFC Alfredo Vera mengukui kekalahan anak asuhnya. Menurutnya, Yu Hyun Koo dan kawan-kawan kurang maksimal dalam melakukan serangan. Dia juga memuji permainan tim lawan yang tampil lebih baik dan mampu memanfaatkan peluang menjadi gol.

“Mereka bermain lebih efektif dan disiplin, itu kuncinya kita kalah hari ini. Mereka berhasil memanfaatkan momen-momen krusial didepan gawang kita menjadi gol,”ungkapnya usai laga.

Arsitek asal Argentina ini melanjutkan, pada babak kedua dirinya sebenarnya telah mencoba melakukan perubahan strategi untuk menembus pertahanan lawan. Namun berbagai upaya yang dilakukan pemain dilapangan, masih belum mampu menghasilkan gol.

“Pertahanan mereka sangat kuat dan disiplin, sehingga membuat pemain kita susah menerobos masuk. Mereka bermain dengan sangat rapi, jadi walaupun kamu main agresif dan cepat tetap saja susah. Kita sudah coba bongkar pertahanan mereka dengan melakukan serangan dari kanan ke kiri, tapi mereka sangat tertutup dan sulit bagi pemain kita untuk masuk. Mereka juga sangat baik dalam memanfaatkan counter attack,”jelasnya.

Baca Juga :   Menang atau Degradasi

Meski demikian, eks pelatih Persipura dan Persebaya ini menyatakan dirinya tidak akan menyerah dan akan terus berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan SFC dari degradasi. Dengan berupaya memaksimalkan tiga laga tersisa.

“Kita tidak akan menyerah dan tetap berusaha hingga pertandingan terakhir. Apapun bisa terjadi dalam tiga laga nanti. Karena kondisi tim di papan bawah semua sama,”ucapnya.

Kapten tim SFC Yu Hyun Koo menambahkan, dia berharap seluruh pemain tidak terlalu lama larut dalam kesedihan atas kekalahan yang dialami pada pertandingan kali ini dan segera bangkit untuk menghadapi tiga laga yang masih tersisa.

“Kita harus segera melupakan kekalahan hari ini, karena kita harus latihan lebih keras lagi. Agar bisa mendapatkan hasil maksimal pada tiga laga terakhir, karena itu sangat penting bagi kita,”imbuhnya. (Iyop)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here