Pasang Iklan Detik Sumsel
Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Kakak Bupati Lahat Calon Tunggal Dirut PDAM Tirta Lematang

Kakak Bupati Lahat Calon Tunggal Dirut PDAM Tirta Lematang

Tanggal : Pukul :
690
0
Suasana saat usai uji kelayakan terhadap calon direktur PDAM Lahat. Foto Heru/DS

Lahat, Detik Sumsel — Kepemimpinan direktur PDAM Tirta Lematang Lahat, dipastiakan bakal kembali berganti. Pasalnya sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (18/10), telah dilangsungkan tes uji kelayakan dan kepatutan kepada Cholil Mansyur, sebagai calon tunggal direktur PDAM yang baru.

Hadir dalam uji kelayakan tersebut diantaranya Pj Sekda Lahat, Samsul Khosirin selaku ketua tim penguji. Ketua DPRD Lahat, Samarudin, Ketua Komisi II DPRD Lahat, Hudson Arfan, serta Kepala Bappeda, PU PR, Kabag Hukum, dan Kabag Umum Setda Lahat.

“Hingga saat ini masih banyak keluhan, dan kebocoran yang belum bisa ditanggulangi direktur PDAM. Hal ini membuat kondisi di PDAM tidak kondusif, terutama di unsur pimpinan dan staf,” ujar Samsul Khosirin.

Sayangnya saat uji kelayakan, Cholil Mansyur yang tak lain kakak kandung Bupati Lahat, Marwan Masnyur ini. Belum memiliki program dan misi yang jelas, guna memperbaiki kondisi tidak sehat ditubuh PDAM Lahat.

Ibarat bak membeli kucing dalam karung. Padahal di era-era direktur sebelumnya, dengan kemampuan managemen dan teknis. Kondisi PDAM Lahat belum juga menunjukkan perubahan.

“Visi-misinya awalnya sudah disampaikannya pada kita, baru kita adakan uji kalayakan ini. Hasil uji kelayakan ini hanya untuk rekomendasi ke Bupati. Untuk keputusannya diluar wewenang kita,” ucapnya.

Sementara, Hudson Arfan mengatakan, untuk menjadi direktur, sedikit banyak harus mengetahui teknis PDAM. Selama ini PDAM tidak ada program jelas, jadi target yang harus dicapai hanya angan belaka. Untuk menyehatkan kembali PDAM, jelas dibutuhkan penyertaan modal dari Pemkab Lahat. Hal itu bisa tercapai jika direkturnya punya program yang jelas.

“Kalau tidak ada pernyataan modal, omong kosong mau membenahi PDAM. Jadi harus punya program dan target kerja. Jadi pergantian direktur ini, tidak hanya berdasarkan suka atau tidak suka,” katanya.

Disisi lain, Cholil Mansyur menuturkan, jika jabatan ini dipercayakan padanya, ia akan berupaya mewujudkan PDAM menjadi sehat. Baik secara layanan ke masyarakat, administrasi, hingga bisa berdiri mandiri. Terkait soal program, karena dirinya belum tahu bagimana kondisi dalam PDAM, dirinya meminta waktu setelah usai dilantik.

“Beri saya waktu 1 minggu. Saya janji akan paparan lagi terkait program dan target kerja ke Komisi II DPRD Lahat. Janji saya, apabila sekian tahun tidak beres, saya akan mengundurkan diri,” tutur Cholil. (heru).

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here