Iklan
Pemprov
Ilustrasi

Kades di Muaraenim Ngeluh Pencairan DD Tahap I Tidak Sampai 40 Persen

Muaraenim, Detik Sumsel- Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Muara Enim mengeluhkan pencairan Program Dana Desa (DD) Tahap I di tahun ini tidak mencapai angka 40 persen seperti biasanya.

“Biasanya, didalam pencairan tahap I Dana Desa sebesar 40 persen. Namun, didalamnya ada lagi aturan yang mengatur tahapan lagi untuk pencairan. Tidak seperti sebelumnya langsung 40 persen cair,” ungkap salah seorang kades yang enggan namanya disebut, pada Rabu (21/4/2021) pada media ini.

Ia menjelaskan, dengan aturan baru dalam pencairan ini, tentu membuat sedikit kaget sebagian kades. Sebab, bagi kades, program DD yang telah diatur dalam penggunaannya harus dicairkan dengan sistem yang lebih ribet lagi dari sebelumnya. Padahal, masyarakat didesa menunggu pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari program DD.

Baca Juga :   Akses Jalan Menuju Kantor Camat di Pagaralam Nyaris Putus

“Misalnya, jika cairnya hanya 10 persen saja, maka kita sedikit kebingungan dalam merealisasikan ke masyarakat dan program lainnya apalagi saat ini masyarakat menunggu pencairan BLT dari Program DD,” keluhnya.

Jika dibandingkan sebelumnya, lanjutnya, dengan cairnya DF tahap I, langsung dicairkan sebanyak 40 persen, pihaknya langsung bisa merealisasikan program sesuai dengan poin yang telah dianjurkan.

“Kalau pencaiaran seperti biasanya kita dapat langsung merealisasikan program BLT, padat karya dan juga program lainnya secara bersamaan sekaligus. Kalau sekarang mau gimana lagi, untuk tahap I saja, pencairannya di bawah 40 persen,”urainya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (DPMD) Rusdi Hairullah melalui Sekretaris DPMD Drs Rahmat Noviar membenarkan, jika sistem pencairan DD tidak lagi seperti sebelumnya. Dimana, untuk tahap I sebesar 40 persen, musti melalui beberapa tahapan pencairanya.

Baca Juga :   Asprov PSSI Sumsel Gelar Kursus Wasit Nasional

“Jadi, tidak seperti sebelumnya yang tahap I, langsung 40 persen cair. Kita (DPMD) juga tidak bisa berbuat banyak terkait hal ini,. Karena ini, program pusat yang mengelola pusat itu sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kades Sekabupaten Muara Enim Maman mengatakan, kalau masalah itu benar adanya, karena saat ini ada perubahan sistem aplikasi

“Kami sudah menghadap ke DPMD kemarin terkait dengan sistem aplikasi yg ada saat ini,”terangnya.

Disingung, apakah pihaknya selaku Forum Kades Se-Kabupaten Muara Enim akan melayangkan surat ke Kemendes RI? Kata dia, terkait hal ini, ia selaku ketua dan anggota akan merapatkan terlebih dahulu bagaimana nantinya.

“Kalau terkait hal itu akan kita Rapatkan terlebih dahulu,”pungkasnya.(ang)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Kurir COD Tidak Bertangung Jawab Atas Isi Kiriman

Palembang, Detik Sumsel – Banyaknya konsumen yang melakukan kekerasan terhadap kurir pengiriman barang Cash Operational …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *