Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Muara Enim Juarsah Bantah Terima Dana Suap Robi

Juarsah Bantah Terima Dana Suap Robi

Tanggal : Pukul :
787
0
H Juarsah saat menerima mandat sebagi PLT Bupati Muara Enim dari Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Muara Enim, Detik Sumsel- Plt Bupati Muara Enim H Juarsah yang namanya ikut disebut dalam deretan nama-nama kasus penyuapan 16 paket proyek jalan milyaran rupiah di Kabupaten Muara Enim membantah.

Ia membantah ikut menerima aliran dana kasus suap proyek jalan di Kabupaten Muaraenim yang menyeret Bupati Muaraenim non-aktif Ahmad Yani dari Kabid Pembangunan Jalan dan PPK Dinas PUPR Elfin Muchtar serta pemborong Robbi Okta Fahlevi.

Bahkan, H Juarsah ini mengaku belum pernah bertemu dan kenal dengan Robbi selaku pemborong proyek jalan di Kabupaten Muara Enim.

“Yang jelas (saya,red) tidak tahu dan tidak kenal Robbi. Ini kita serahkan ke pihak berwenang, penegak hukum untuk mempercayakan ini,” kata Juarsah ditengah-tengah beberapa awak media yang memburunya untuk meminta jawaban langsung atas gemparnya pemberitaan tentang dirinya yang disebut salah satu penerima suap, Kamis (21/11).

Baca Juga :   Selain Pemasangan Tiping Box, Pemkot dan KPK juga Tertibkan 164 Reklame Melanggar

Juarsah juga menambahkan, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan melakukan langkah hukum, sebab namanya disebut salah satu penerima suap.

“Bisa jadi (melakukan upaya hukum,red). Ya kalau difitnah, maka kita lakukan langkah hukum,” tegasnya.

Perlu diketahui, bahwa nama Plt Bupati Muara Enim Juarsah ikut diseret dalam kasus suap Bupati Muara Enim non aktif Ahmad Yani. Juarsah sewaktu masih menjabat Wakil Bupati Muara Enim disebut menerima uang Rp 2 miliar.

Hal itu diketahui dari surat dakwaan JPU KPK yang dibacakan dalam sidang perdana dengan terdakwa Robi.

Baca Juga :   OTT Direktur Krakatau Steel Terkait untuk Uang Nikah Anak?

Dimana JPU menyebut dari total Rp12,5 miliar dari terdakwa yang merupakan bagian komitmen fee 10 persen untuk Ahmad Yani, diberikan juga kepada Wabup Muaraenim Juarsah dan 22 anggota DPRD. Pembagian itu diserahkan oleh tersangka A Elfin MZ Muchtar selaku Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Muaraenim atas perintah Ahmad Yani.

“Diberikan kepada H Juarsah selaku Wakil Bupati Muara Enim dengan total keseluruhan Rp2 miliar dan kepada 22 anggota DPRD Muara Enim senilai total lebih kurang Rp4,85 miliar,” ungkap JPU KPK Muhammad Asri Iwan dalam sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor Palembang, Rabu kemarin (20/11).(ndi)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here