Iklan

Detik
Pemprov
Jual Senpira ke Polisi, Resedivis Ini Kembali Masuk Bui
Edi Candra tersangka kepemilikan senjata api rakitan saat menjalani pemeriksaan di ruang Unit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel

Jual Senpira ke Polisi, Resedivis Ini Kembali Masuk Bui

Palembang, Detik Sumsel — Unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kompol Antoni Adhi menangkap Edi Candra (38) disalah satu hotel di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ilir Timur I Palembang Jumat (17/7). Dari penangkapan tersebut polisi menemukan barang bukti sepucuk senjata api rakitan beserta tiga butir amunisinya.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi SIK MH mengatakan penangkapan tersangka Edi Candra berawal dari laporan masyarakat bahwa tersangka akan transaksi jual beli senjata api rakitan disalah satu hotel di Jalan Jenderal Sudirman Palembang. Dari laporan inilah anggota Unit I melakukan penyelidikan.

Baca Juga :   Tengkorak Manusia Diduga Korban Kekerasan Ditemukan di Prabumulih

“Tim Opsnal unit I Subdit Jatanras melakukan penyelidikan dengan mendatangi hotel tempat tersangka akan transaksi jual beli. Anggota menyamar sebagai pembeli. Setelah dipastikan Senpira berada ditangan tersangka anggota langsung menangkapnya,”bebernya.

Senpira jenis revolver bergagang kayu warna cokelat diselipkan tersangka pinggang kanannya didalam Senpira itu terdapat tiga butir peluru kaliber 38 mm.

Dari hasil pemeriksaan tersangka juga diketahui residivis kasus narkoba yang mendapatkan pembebasan bersyarat pada April lalu.

“Tersangka baru bebas pada April lalu dalam kasus narkoba. Dan kembali ditangkap dalam kasus kepemilikan senjata api rakitan,”tambahnya.

Baca Juga :   Karena Alasan Ini, Dispora Pastikan Tetap Kelola Dana Hibah KONI Sumsel

Dihadapan polisi Edi Candra mengaku Senpira miliknya tersebut akan dijualnya seharga tiga juta. Sebelumnya Senpira tersebut dibelinya dari temannya seharga Rp 2,5 juta.

“Aku aku beli pistol itu Rp 2,5 juta samo kawan aku. Sekarang nak ku jual lagi seharga Rp 3 juga,”kata Edi singkat.

Untuk tersangka Edi Candra polisi menjeratnya dengan pasal 1 Undang – undang darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman pidana penjara minimal 10 tahun.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Fauzi

Avatar

Check Also

Antusias Masyarakat Palembang Belajar Seni Melipat Tanjak dan Cara Pembuatan Gandik

Palembang, Detik Sumsel — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel bekerjasama dengan Kerukunan Keluarga Palembang (KKP) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *