Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Jorok! Selokan Ini di Penuhi Sampah

Jorok! Selokan Ini di Penuhi Sampah

Tanggal : Pukul :
86
0
Kondisi Got "selokan" Ayek Apul, di wilayah Sekip, Kota Lahat dipenuhi sampah. Foto Heru/DS

Lahat, Detik Sumsel — Penghargaan Piala Adipura yang diraih Kabupaten Lahat, selama tujuh kali berturut – turut. Nampaknya jadi tidak berarti, saat melihat tumpukan sampah yang ada di Got “selokan” Ayek Apul, di wilayah Sekip, Kelurahan RD PJKA Bandaragung, Kota Lahat. Pasalnya selain merusak keindahan Kota Lahat, tumpukan sampah itu disinyalir jadi biang penyakit bagi masyarakat sekitar.

Parahnya, sejak berapa tahun silam, menumpuknya sampah plastik rumah tangga di got ayek apul itu, seakan tidak pernah selesai. Warga disekitar wilayah tersebut kerap mengeluh. Karena selain mengeluarkan aroma tidak sedap, saat usai musim penghujan, nyamuk-nyamuk juga mulai menyerbu rumah warga.

“Jangan hanya pemerintah, masyarakat juga jangan suka buang sampah sembarangan. Kelurahan kan ada bentor, cari petugas kebersihan, manfaatkan bentor untuk mengangkut sampah itu,” jawab Sekda Lahat, Januarsyah Hambali, Kamis (22/8).

Dari hasil penelusuran dengan sejumlah warga sekitar, tumpukan sampah itu sudah lama terjadi. Sampah tersebut merupakan sampah kiriman dari hulu aliran got ayek apul. Namun tidak dipungkiri, ada beberapa warga yang nakal, suka membuang sampah ke dalam got. Karena di sekitar lokasi tidak disediakan fasilitas bak penampungan sampah oleh pemerintah.

“Seharusnya jangan melulu menyalahkan masyarakat. Lihat dulu, ada tidak tindakan dari pemerintah, jangan cuap-cuap saja,” ujar Ismed Taher SH, tokoh masyarakat Lahat, Jumat (23/8).

Ismed juga mengatakan, kalau pemerintah memang mau Lahat ini bersih dan bercahaya, jangan tanggung-tanggung. Karena kondisi itu sudah sejak berapa tahun lalu, tidak ada penyelesaian. Seharusnya got itu dilakukan normalisasi/penggerukan dulu, baru beri penekanan jangan lagi buang sampah sembarangan.

“Jangan langsung pasang baleho peringatan. Got di lokasi itu dinormalisasi dulu, lalu sediakan fasilitas tempat pembuangan sampah disana, baru pasang baleho larangan,” kata Ismed. (heru).

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here