Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Ekonomi JNE Evaluasi Tarif Kirim Barang Jalur Darat

JNE Evaluasi Tarif Kirim Barang Jalur Darat

Tanggal : Pukul :
159
0
Karyawan JNE tengah melayani custamer yang ingin mengirimkan barang. (Maya/detiksumsel.com)

Palembang, Detik Sumsel – PT. Jalur Nugraha Ekakulir (JNE) akan mengevaluasi biaya tarif kirim barang melalui jalur darat diawal tahun mendatang.

Meski evaluasi tarif baru akan dilakukan pada awal tahun 2020 nanti, tapi konsumen saat ini sudah bisa menikmati potongan harga sebesar 20 persen perkilogram untuk pengiriman barang reguler yang mengunakan jalur darat.

Brach Manager PT JNE Cabang Palembang Muhammad Daud mengatakan, evaluasi tarif ini masih menunggu perhitungan biaya tarif tol dan tarif Bahan bakar minyak (BBM) untuk menentukan biaya tarif reguler melalui jalur darat.

“Evaluasi tarif kirim ini khusus untuk pengiriman ke Jadebotabek saja, kalau daerah lain tetap tidak ada evaluasi harga. Bahkan untuk beberapa daerah seperti Padang dan Makasar justru kita mengalami kerugian,”jelas Daud ketika ditemui diruang kerjanya, Rabu (04/12).

Ia menambahkan, keberadaan jalur Tol Palembang – LampungĀ  secara tidak langsung memberikan alternatif pilihan bagi konsumen untuk memilih jalur darat maupun udara.

“Kita sangat terbantu dengan adanya jalur tol ini secara tidak langsung memperpendek jarak tempuh dan cos biaya juga bisa terpangkas,”ungkapnya.

Sejak dibukanya jalur Tol Palembang – Lampung ini pengiriman paket reguler tujuan Jabodetabek yang mengunakan jalur darat mengalami peningkatan hingga 10 persen bila dibandingkan sebelumnya.

Sejauh ini katanya, pengirimab barang rumah tangga, sperpart kendaraan dan dokumen masih mendominasi pengiriman yang mengunakan jalur darat.

Ia mengharapkan dengan adanya pilihan untuk jalur pengiriman barang ini, bisa meningkatkan pendapatan ditahun depan.

Untuk saat ini, secara over all kinerja sampai akhir November sudah mencapai 90 persen lebih, optimis sebelum akhir tahun target akan tercapai.

“Dengan rata-rata pengiriman 6 sampai 7 ton perhari kita yakin sisa target akan terealisasi,”katanya. (May)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here